Berita

Sandiaga Uno (Tengah) Dan Zulhas (Kiri)/Repro

Politik

Zulkifli Hasan: PAN Dan Sandiaga Pro Anak Muda

SENIN, 12 NOVEMBER 2018 | 10:13 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno bertemu anak-anak muda generasi milenial di Cafe Aceh Corner Medan, Minggu (11/10) malam. Pertemuan ini merupakan bagian dari roadshow PAN bersama Sandiaga Uno menyapa warga Sumatera Utara.

Kepada kaum milenial Medan, Zulkifli Hasan menanyakan apakah semakin susah atau mudahnya mendapat pekerjaan.

"Sekarang cari kerja susah atau gampang?" tanya Zulkifli yang langsung kompak dijawab "susah" oleh para peserta.


"Milenial walaupun muda harus tetap peduli dengan politik. Kalau cari kerja sekarang makin susah, maka waktunya pilih sosok yang pengalaman membuka ribuan lapangan kerja. Namanya Sandiaga Uno," ungkap ketua MPR ini dalam keterangan tertulis.

Ditambahkan Zulkifli, selain memilih Sandiaga Uno ia juga berharap generasi milenial memilih partai yang pro anak-anak muda dalam Pileg 2019. Hal ini agar kebijakan presiden dan wapres terpilih nanti berjalan mulus di DPR.

"Kalau PAN sejak awal pro anak muda untuk lebih leluasa berkarya dan mudah cari kerja. Di PAN banyak anak muda yang diberi ruang untuk tampil. Ketemu Sandiaga jadi cocok," ucapnya.

"Jadi buat milenial rumusnya satu paket, pilih wapres milenial Sandiaga Uno nomer 2 dan partainya pilih yang pro anak muda PAN nomor 12," tambah Zulkifli.

Untuk anak-anak muda pelaku UKM dan pegiat start-up, Zulkifli menjanjikan PAN akan mendorong perlindungan berusaha, payung hukum dan proteksi untuk para pengusaha muda.

Zulkifli yang sebelumnya pengusaha di bidang warehouse memahami kendala anak muda dalam menjalankan bisnisnya, yakni perlindungan dan dorongan pemerintah.

"Perkembangan teknologi informasi yang cepat harusnya diimbangi dengan peraturan yang memudahkan pengusaha muda dan pegiat start-up. Komitmen PAN untuk pengusaha adalah kemudahan akses modal, perlindungan dan regulasi yang berpihak pada UKM," tutupnya. [jto]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya