Berita

Deklarasi Jari 98/Net

Politik

Jari 98 Akhirnya Jatuhkan Pilihan Ke Jokowi-Ma'ruf

SABTU, 10 NOVEMBER 2018 | 15:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Jaringan Aktivis Reformasi Indonesia 98 (Jari 98) mendeklarasikan dukung kepada Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Pilpres 2019.

Ribuan anggota Jari 98 menghadiri acara deklarasi di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/11).

Ketua Presidium Jari 98, Willy Prakarsa mengatakan, sebelum menggelar deklarasi dukungan terhadap Jokowi-Ma'ruf, pihaknya terlebih dahulu melakukan kajian mendalam terkait kepemimpinan Jokowi selama ini. Baik persoalan politik, hukum, ekonomi dan sosial.


"Setelah melakukan kajian-kajian akhirnya kita menentukan sikap mendukung Jokowi-Ma'ruf. Pak Jokowi sudah terbukti melakukan berbagai terobosan untuk membangun kehidupan layak bagi seluruh rakyat Indonesia," kata Willy dalam keterangan tertulis.

Dia menuturkan, Indonesia lebih tepat dipimpin oleh figur yang berkarakter melayani masyarakat lemah lembut dan tegas dalam mengambil kebijakan. Karakter tersebut termanifestasi dalam diri Jokowi.

"Kami mendukung capres yang memberikan kesejahteraan yang ril dan teruji. Bukan capres yang memberi hoax. Mau dipimpin hoax atau yang nyata?" ujar Willy.

Pihaknya meyakini Jokowi-Ma'ruf bakal menang di Pilpres tahun depan. Pasalnya Jokowi telah berbuat banyak hal positif di republik ini. Sementara rivalnya, Prabowo-Sandi diprediksi sulit menang lantaran belum menunjukkan kinerja.

"Kalau dalam keadaan normal Prabowo bakal sulit menang, karena Jokowi ini didukung banyak rakyat Indonesia, karena apa? Ya karena Jokowi sudah memberikan kerja nyata," tutur Willy.

Di kesempatan yang sama, Anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Ruhut Sitompul mengatakan, dukungan Jari 98 sudah tepat.

Pasalnya, Jokowi sudah memiliki rekam jejak positif lewat kerjanya. Bahkan Jokowi semakin dicintai rakyat ketika memilih ulama sebagai cawapresnya. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya