Berita

Kebun Jagung/Net

Kementan Panen Jagung Serentak Di Jawa Timur

SABTU, 10 NOVEMBER 2018 | 10:39 WIB | LAPORAN:

. Kementerian Pertanian (Kementan) bersama pemerintah daerah menggelar Gerakan Panen Jagung Serentak di sejumlah titik di Jawa Timur, Sabtu (10/22).

"Gelaran panen jagung secara serentak ini dapat menjadi bukti petani kita masih bisa mencukupi kebutuhan jagung saat ini," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Kementan, Maman Suherman dalam keterangan pers, sesaat lalu.

Panen raya di Jawa Timur diadakan di tuju kabupaten, yaitu Tuban, Lamongan, Lumajang, Jember, Kediri, Mojokerto, dan Pasuruan.


"Terdapat 10 kecamatan yang direncanakan akan mengadakan panen raya," sebut Maman.

Tercatat areal panen kurang lebih seluas 5 ribu hektare. Luas panen terbesar terdapat di Kecamatan Jenggawah, Jember seluas 2.901 hektare dan Kecamatan Kraton, Pasuruan seluas 1.496 hektare.

Informasi tentang panen jagung minggu ini sebelumnya sempat diutarakan oleh Ketua Asosiasi Petani Jagung Indonesia (APJI), Sholahuddin pada peken lalu. Sholahuddin menyebutkan sejumlah lokasi di Jawa Timur siap untuk melakukan panen.

Lebih lanjut, Sholahuddin optimistis bahwa produksi jagung hingga akhir tahun bisa mencapai target yang ditetapkan pemerintah. Apalagi panen di tahun ini mencakup lahan yang luas.

"Pertanaman jagung September mencapai 5,86 juta hektar tersebar di wilayah Indonesia, dan sampai Oktober produksi jagung diperkirakan mencapai 25,97 juta ton, insyaAllah dengan semangat petani untuk menanam, target 30,05 juta ton jagung di 2018 bisa tercapai, semangat petani itu yang perlu kita jaga," tutur Sholahuddin.

Dalam kurun waktu empat tahun, produksi jagung telah meningkat signifikan. Pada tahun 2014, produksi jagung di Indonesia sebesar 19,0 juta ton, dan tahun 2015 meningkat menjadi 19,6 juta ton. Pada tahun 2016 produksi jagung kembali  meningkat menjadi 23,6 juta ton, demikian juga tahun 2017 mencapai 28,9 juta ton. [rus]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya