Berita

HRS/Net

Politik

Kabar Relawan Jokowi Intelin HRS, Ini Kata Eks Sekjen Projo

JUMAT, 09 NOVEMBER 2018 | 09:47 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Insiden bendera di rumah sewaan Habib Rizieq Shihab terus menuai polemik, termasuk dugaan operasi 'intelijen hitam' terhadap Imam Besar FPI itu.

"Beredarnya kabar pagi ini yang saya terima juga tentang dugaan keterlibatan orang Pro Jokowi (Projo) di Arab saudi yang ikut 'mengintelin' HRS. Kalau benar (kabar) ini sungguh kerjaan biadab yang harus dipertangungjawabkan oleh Projo sendiri," kata mantan Sekretaris Jenderal Projo, Guntur Siregar dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Jumat (8/11).

Diketahui, jagad media sosial dikabarkan adanya keterlibatan seorang WNI berinisial EB yang diduga melakukan pemasangan bendera di rumah sewaan HRS di Arab Saudi. Konon, EB ini diketahui Ketua Projo di Arab Saudi.


"Waktu saya sekjen projo belum ada itu yang namanya perwakilan Projo di luar negeri. Sebagai mantan sekjen projo sangat prihatin lihat organisasi ini sekarang. Sepertinya menjadi bias cita-citanya. Kok jadi ikut-ikutan persekusi," jelas Guntur.

Sementara itu, Guntur juga mendesak Pemerintah Arab Saudi harus usut tuntas atas kejadian fitnah terhadap HRS.

"Jokowi sebagai dewan pembina Projo tidak boleh berdiam diri atas kasus ini. Karena ini sudah masuk pada adu domba antara sesama umat Islam dan agama lainnya," demikian Guntur. [jto]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya