Berita

Tanam Mangrove/Dispen Kormar

Pertahanan

Marinir Tanam Ribuan Mangrove Di Pulau Sebatik

SENIN, 05 NOVEMBER 2018 | 23:35 WIB | LAPORAN:

Satgas Marinir Ambalat XXIII yang tergabung dalam Satuan Tugas Garda Nusa 18 BKO Guspurla Koarmada II menggelar kegiatan penanaman bibit pohon mangrove, Senin (5/11).

Penanaman mangrove dipimpin Kapten Mar Yusuf M yang merupakan Komandan Satuan tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Malaysia di Pulau Sebatik itu dilakukan bersama dengan FKPD, tokoh masyarakat dan warga Pulau Sebatik. Kegiatan ini digelar dalam rangka HUT Korps Marinir ke-73 T.A 2018.

Indonesia memiliki kawasan hutan mangrove seluas 3 juta hektare atau 20 persen dari total luas kawasan hutan mangrove dunia yang mencapai sekitar 15 juta hektare.


Hutan mangrove bermanfaat besar bagi penduduk Indonesia yang mencapai 40-50 persen tinggal di daerah dekat pantai, yakni mencegah abrasi dan tsunami, serta peresapan air laut ke daratan.

Lantaran itu, upaya-upaya pelestarian hutan mangrove perlu terus digalakkan karena Indonesia merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak pantai.

Kapten Marinir Yusuf M mengatakan hutan mangrove memiliki sejuta manfaat selain meningkatkan ekonomi daerah dan tempat berlindungnya satwa seperti, burung, ikan, kepiting, lebah madu, hutan mangrove juga bisa sebagai sarana pertahanan dari ancaman musuh.

"Oleh karena itu kita sama-sama berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan hutan mangrove yang berada di Pulau Sebatik, karena Pulau Sebatik adalah pulau yang berbatasan dengan Negara Malaysia, saat ini kami tanam 30.000 bibit mangrove," ujarnya dalam siaran pers.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Camat Sebatik Induk, Sekcam Sebatik Timur, Danramil 0911-02/Nnk, Kapolsek Sebatik Timur, Danki Pamtas Yonif Raider 613/RJA, Danposal Sei Pancang, Danposal Sei Nyamuk, Kadishub Sebatik, Kades Tanjung Harapan, Kades Bukit Aru Indah, Kades Tanjung Aru dan Para Tokoh Masyarakat Pulau Sebatik. [lov]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya