Berita

Penjemputan Satgas TNI Konga/RMOL

Pertahanan

Inilah Oleh-oleh Anggota Satgas Konga Selama Bertugas

SENIN, 05 NOVEMBER 2018 | 11:46 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Selama bertugas menjadi pasukan perdamaian di Lebanon, Kopral satu Hariyanto mengaku mengantongi honor 10 ribu dollar Amerika atau Rp 150 juta rupiah.

Hal ini diakui oleh Hariyanto saat ditanya oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto usai memimpin acara penyambutan.

“Gimana, apa saja oleh-oleh yang dibawa, bawa uang enggak pulang,” tanya Hadi kepada Hariyanto di dermaga Kolinlamil, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (5/11).


Dengan sikap siap, ia menjawab langsung pertanyaan Panglima TNI. “Siap, bawa minyak zaitun sama 10 ribu dolar Amerika Serikat."

Mendengar itu, Hadi berharap agar uang yang dibawa dapat bermanfaat bagi keluarga terutama untuk kebutuhan sekolah putra putri prajurit.

“Alhamdulillah, semoga uangnya bisa buat anak sekolah,” turut Hadi.

Satuan Tugas Force (MTF) TNI Kontingen Garuda (Konga) XXVIII-J UNIFIL berjumlah 100 personel dimana terdiri 94 awak KRI, 1 Perwira Intelejen, 1 Perwira Psikologi, 1 Dokter Militer, 1 Perwira Penerangan, 1 Kopaska, dan 1 Penyelam TNI AL itu telah menjalankan misinya selama satu tahun dengan menggunakan KRI Usman Harun-359.

Selama menjalankan tugasnya sebagai Pasukan Perdamaian PBB KRI Usman Harun memiliki tugas Membantu Lebanese Armed Forces (LAF) Navy untuk mencegah masuknya senjata atau peralatan terkait lainnya menuju Lebanon secara ilegal melalui laut. Selain itu juga melatih LAF Navy untuk dapat melaksanakan operasi keamanan maritime di wilayah laut teritorialnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya