Berita

Pertahanan

Satgas TNI-Polri Kembali Kontak Tembak Dengan KKSB Papua

MINGGU, 04 NOVEMBER 2018 | 10:48 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

. Kontak tembak kembali terjadi antara Satgas Penegakan Hukum (Satgas Gakkum) Gabungan TNI-Polri dengan kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) pimpinan Porum Okiman Wenda (POW) di Distrik Balingga Kab. Lanny Jaya, Papua, kemarin (Sabtu, 3/11).

"Benar, ada kontak senjata satgas dengan KKSB pimpinan Porum Okiman Wenda (POW)," kata Kapendam XVII/Cenderawasi Kolenel Inf Muhammad Aidi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Minggu (4/11).

Aidi menceritakan kronologisnya, kontak tembak berawal di saat Satgas Gakkum TNI-Polri dipimpin oleh AKBP Tonny Ananda Swadaya, Kapolres Lanny Jaya) bersama masyarakat bermaksud menjemput jenazah korban Yanwar (38), tukang ojek yang tewas ditembak oleh KKSB ini dari TKP untuk dievakuasi ke RSUD Lanny Jaya selanjutnya diserahkan ke pihak keluarga.


Dan saat tim gabungan TNI-Polri melaksanakan evakuasi, KKSB segera melancarkan serangan secara membabi buta  kepada pasukan TNI-Polri dan masyarakat yang sedang melaksanakan evakuasi.

"Ini adalah cara-cara yang sangat biadab dan merupakan tindakan pengecut. Mereka membantai rakyat yang tidak berdosa kemudian jenazahnya dijadikan umpan guna menjebak pasukan TNI-Polri,"  tambah Aidi.

Kelompok pengaman dari TNI berjumlah 10 orang pimpinan Lettu Inf Zulmi yang sebelumnya telah siap di atas ketinggian segera bergerak mendekati kedudukan KKSB.

"Terjadi kontak tembak yang cukup gencar hingga akhirnya KKSB berhasil dipukul mundur dan secara terpencar mereka melarikan diri ke arah hutan," tutur Aidi.

Sementara, tim evakuasi pimpinan Kapolres berhasil mengevakuasi jenazah korban almarhum Yanwar ke RSUD Tiom Kab. Lanny Jaya dalam keadaan aman. Meski pun mendapatkan serangan gencar dari KKSB.

Berdasarkan laporan dari TKP, dengan mengidentifikasi suara tembakan yang dilancarkan oleh pihak KKSB Pimpinan POW, dan jejak yang ditinggalkan saat dilaksanakan penyisiran, diperkirakan KKSB berjumlah 50 orang lebih dengan persenjataan standar militer berbagai jenis.

"Saat dilaksanakan penyisiran ditemukan 2 orang anggota KKSB tewas di tempat dan berhasil di identifikasi bernama Gomes (pengawal POW) dan Kulomabuk Wonda. Selain itu ditemukan 2 pucuk senjata jenis SS 1 dan US Karabin serta sejumlah barang bukti diantaranya: ratusan butir munisi berbagai kaliber, 3 buah Handy Talky (HT), teropong, bendera bintang kejora dan lain-lain," demikian Aidi. [jto]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya