Berita

Salam satu jari Luhut Binsar Panjaitan dan Sri Mulyani di penutupan acara IMF-World Bank di Bali/Net

Politik

Dipanggil Bawaslu, Luhut Dan Sri Masuk Lewat Pintu Belakang

SABTU, 03 NOVEMBER 2018 | 02:11 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan, dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani memilih masuk lewat pintu belakang untuk memenuhi panggilan Bawaslu terkait dugaan kampanye terselubung "aksi salam satu jari" dalam acara pertemuan IMF-World Bank.

Masuknya Luhut dan Sri Mulyani ini tanpa disadari oleh awak media yang telah menunggu kedatangan keduanya. Usai memberikan keterangan, Luhut keluar melalui pintu depan gedung Bawaslu dan sesaat kemudian diikuti oleh Sri.

"Ditanyain ya, enggak ada yang ditanyain. Ya apa yang kejadian saja. Ya saya jelaskan. Boro-boro mikir kampanye, kita masih sibuk dengan kerja di sana. Kan semua tidak ada dalam urusan kampanye," ujar Luhut di kantor Bawaslu, Jakarta, Jumat  (2/11).


Luhut mengatakan, "aksi salam satu jari" di acara pertemuan IMF-World Bank beberapa waktu lalu itu terjadi secara spontanitas.

Luhut menambahkan, bahwa tidak terbayangkan Indonesia mampu membuat pertemuan IMF World Bank ini pada tataran kelas dunia. Indonesia itu membawa, mengangkat Indonesia pada standar yang lebih tinggi dari yang kami bayangkan.

"Kita bilang Indonesia nomor satu, great Indonesia. Meluapkan kegembiraan bersama Ladegard dan Kim-Kim. Itu saja. Jadi boro-boro mikirin kampanye untuk mengajak memberikan dukungan kepada pasangan capres-cawapres Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Itu tadi yang kami sampaikan ke pihak Bawaslu," ujarnya.

Sementara itu, Sri Mulyani tidak banyak memberikan penjelasan kepada wartawan setelah dimintai keterangan oleh pihak Bawaslu terkait "aksi salam satu jari".

"Yang ditanya mengenai penjelasan kejadian pada saat konpers acara pertemuan IMF-World Bank itu aja. Ya ditanyakan ke Bawaslu saja ya. Terima kasih," singkat Sri. [nes]

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya