Berita

Suzuki GSX-R150 ABS/Net

Otomotif

Suzuki GSX-R150 ABS, Makin Mantap

JUMAT, 02 NOVEMBER 2018 | 10:01 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) resmi melucurkan motor terbaru, Suzuki GSX-R150 ABS di Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018. Motor yang sudah menggunakan fitur anti-lock braking system (ABS) ini diklaim lebih aman dikendarai.

Assistant to Depart­ment Head of Sales Marketing Suzuki In­donesia Sales, Mimuro Shunichi mengatakan, fitur ABS dibutuhkan karena diklaim efektif membuat pengereman lebih aman. Terutama, saat melintasi jalanan dengan berbagai karakter dan kondisi seperti di Indonesia.

"Fitur ABS bermanfaat mem­buat roda motor tidak terkunci saat ada pengereman mendadak. Motor pun tetap bisa diken­dalikan dengan baik. Fitur ABS efektif bekerja pada roda depan dan belakang di Suzuki GSX-R150," ujarnya di Jakarta Con­vention Centre (JCC), kemarin.


Hal senada diungkapkan Sales & Marketing 2W Department Head PT SIS, Yohan Yahya. Menurutnya, penyematan fitur ABSakan membuat kinerja pen­gereman Suzuki GSX-R150 men­jadi lebih mantap dan stabil.

"Sebagai bentuk kepedulian terhadap keamanan dan kes­elamatan para pengguna produk kami, Suzuki menambahkan fitur dengan ABS. Fitur ini sudah lebih dulu diaplikasikan di se­jumlah tipe motor besar Suzuki yang dipasarkan ke berbagai negara," ungkapnya.

Suzuki GSX-R150 ABS tetap mengusung mesin 150 cc Double Over Heaa Camshaft (DOHC) yang bertenaga mum­puni untuk kebutuhan racing. Suzuki GSX-R150 ABS hanya tersedia pada varian Suzuki GSX-R150 dengan fitur Keyless lgnitior System.

Ada empat pilihan warna yang tersedia untuk GSX-R150 ABS. Menyinggung soal harga, Suzuki GSX-R150 ABS ditawarkan se­harga Rp 33,15 juta on the road DKI Jakarta. Harga itu sekitar Rp 3 jutaan lebih mahal dari Suzuki GSX-R150 ABS tipe standar.

Suzuki GSX-R150 ABS ter­baru sudah tersedia unitnya di se­mua jaringan dealer Suzuki mulai awal November 2018. "Kami pasang target 300 sampai 400 unit per-bulan," katanya. ***

Populer

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

PT DSI Fokus Genjot Ekspor 3 Komoditas Ini

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:53

Kasus Abu Janda jadi Ujian Polri, Akankah Pilih Kasih?

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:32

Nahdliyin DIY Soroti Konflik PBNU dan Arah Organisasi

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:10

Prabowo Dijadwalkan Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila Besok

Minggu, 31 Mei 2026 | 17:01

Kedekatan Prabowo dengan Tiga Pemimpin Adidaya Untungkan Indonesia

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:43

Kamboja Bebaskan Denda Overstay 5.950 WNI Terjerat Kasus Online Scam

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:24

Rekam Jejak Ryamizard Ryacudu: Dari Titisan Darah Militer hingga Kursi Eksekutif

Minggu, 31 Mei 2026 | 16:05

Meski Disidangkan, Kasus LCC Empat Pilar Perlu Pertimbangkan Jalan Damai

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:44

Program Bioflok Presiden Prabowo di Karawang Sukses Panen Raya 1,2 Ton Ikan Nila

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:34

Warisan Bung Tomo: Lawan Pemimpin yang Tak Berpihak pada Rakyat Kecil!

Minggu, 31 Mei 2026 | 15:26

Selengkapnya