Berita

Logo KPU/Net

Politik

Janggal, Undangan Diskusi KPU Disebutkan Ada Goodybag

RABU, 31 OKTOBER 2018 | 07:49 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Pembagian goodybag alias cinderamata dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) kepada jurnalis dalam sebuah acara diskusi, menjadi sorotan sejumlah pihak.

"Kalau seperti dalam rangka untuk sosialisasi pemilu sudah menjadi kewajiban jurnalis untuk datang dan menyampaikan ke publik," kata Sekjen Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) , Kaka Suminta di Media Center Bawaslu, Jalan M.H Thamrin, Jakarta Pusat, kemarin (Selasa, 30/10).'

Sebelumnya, pada Senin (29/10), beredar di grup whatsapp kalangan wartawan tentang adanya acara diskusi pemilu yang akan diselenggarakan oleh KPU.


Kaka menambahkan, justru menghormati profesi jurnalis dengan tidak diiming-imingi dengan hal-hal yang material. Tapi lebih kepada apakah informasi yang ingin disampaikan oleh KPU atau penyelenggara pemilu lainnya seperti Bawaslu atau DKPP.

"Kalau masih makan siang wajar, kalau ada goodybag, kita harapkan penyelenggara pemilu hormati integritas wartawan," ujarnya.

Dia menegaskan, bahwa yang dikejar oleh wartawan terhadap penyelenggara pemilu adalah informasi yang penting untuk pemilu.

Menurut Kaka, acara diskusi memang informasi cukup penting. Hal ini dapat mendorong teman-teman jurnalis untuk hadir. Tetapi lebih dari itu, biasakan penyelenggara pemilu untuk menghormati profesi jurnalis.

"Dari sisi undangan ada hal janggal pada saat di undangan disebutkan tentang goodybag. Sementara yang diundang jurnalis. Kalau makan siang wajar, itu bagian dari rangkaian acara," kata mantan Ketua KPUD Subang itu. [jto]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya