Berita

Marco Silva/Net

Blitz

Silva Belum Legowo

Manchester United vs Everton 2-1
SELASA, 30 OKTOBER 2018 | 11:07 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Kemenangan Manchester United 2-1 atas Everton pada laga lanjutan Liga Premier pe­kan kesepuluh di Old Trafford, dini hari kemarin WIB, me­nyisakan kontroversi. Pelatih Everton, Marco Silva menud­ing, pertandingan tersebut berjalan tidak fair karena ada peran wasit di balik kemenan­gan Setan Merah.

"Ini adalah laga berat, dan se­harusnya bila fair pertandingan bisa berakhir imbang 1-1. Saya melihat MUdibantu wasit," kata Silva usai laga dikutip Sky Sports, kemarin.

Menurutnya, keputusan wa­sit yang sangat kontroversi adalah ketika memberi hadiah penalti kepada MU yang ke­mudian berhasil dieksekusi dengan baik oleh Paul Pogba di menit ke-27. Yaitu setelah Anthony Martial dijatuhkan di kotak terlarang.


"Harusnya bukan hadiah pen­alti yang diberikan wasit. Dia (Martial) diving. Semua orang tahu itu. Ini sangat merugikan kami," ujarnya.

Silva lalu membandingkan dengan hadiah penalti yang diberikan kepada timnya set­elah MU berhasil mencetak gol kedua di menit 48. Kata dia, hadiah penalti yang kemudian mampu dimanfaatkan dengan baik oleh G.

Sigurdsson untuk memperke­cil keadaan adalah murni kes­alahan pemain belakang MU. "Kami mendapat hadiah penalti karena memang layak mendapatkannya. Di kasus penalti MU, tangan pemain belakang mereka jelas menyentuh bola dan wasit ada di dekat situ," ujarnya.

Kendati kecewa, Silva tetap menghormati keputusan wasit. "Bagaimana pun saya harus menghormati keputusannya, dan saya tak ingin membicarakannya lebih lanjut," tandasnya.

Berbeda dengan Silva, pelatih MU Jose Mourinho secara keseluruhan mengaku puas dengan performa tim asuhannya. Tapi, dia memiliki catatan khusus buat Paul Pogba yang dinilainya tidak memiliki teknik mumpuni saat mengeksekusi penalti.

"Yang perlu diperbaiki seka­rang adalah gaya penalti Paul Pogba yang masih mudah dibaca kiper lawan. Saya yakin dia bisa lebih baik," kata Mourinho.

Akibat kekalahan ini Everton harus turun ke peringkat sembi­lan klasemen sementara Premier League, dan harus merelakan posisi delapan direbut MU. The Toffees bisa memperbaikinya ji­ka mampu menang atas Brighton akhir pekan nanti. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Pemerintah Hadirkan Tsunami Ekonomi Kelas Menengah

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:14

KPK Panggil 10 Saksi dalam Kasus Gratifikasi IUP Kutai Kartanegara

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:06

ASII Siapkan Hingga 100 Juta Saham untuk Program MSOP

Kamis, 11 Juni 2026 | 14:04

Segera Matangkan Regulasi Kebijakan Ekspor Satu Pintu

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:59

BrahMos Masuk Indonesia, Pemerintah Perlu Hitung Ulang Prioritas Anggaran

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:57

Pangdam Mandala Trikora Buka Suara di Tengah Isu Kasus Mama Sinta

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:48

Menhub Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas TBA Tiket Pesawat?

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Model Fitri Assiddikki Dipanggil KPK terkait Korupsi CSR BI

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:41

Lahan 2,4 Hektare Bekas BPSDM akan Disulap jadi Pusat Bisnis

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:38

Kenaikan Pertamax Berpotensi Jadi Bumerang bagi Pemerintah

Kamis, 11 Juni 2026 | 13:30

Selengkapnya