Berita

Hervino (kiri)/Repro

Pertahanan

LION AIR JATUH

Kopilot Harvino Sempat Update Status: Subhanallah Walhamdulillah...

SENIN, 29 OKTOBER 2018 | 14:07 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Kopilot yang bertugas di pesawat Lion Air nomor penerbangan JT 610 rute Cengkareng-Pangkalpinang yang jatuh di laut Tanjung Karawang adalah Harvino. Sehari sebelum penerbangan, Harvino sempat menulis kalimat zikir di status WhatsApp-nya.

"Status update kemarin: Subhanallah Walhamdulillah Walailaha Illah Allahu Akbar," tulis Novri Helmawan di akun Facebooknya, sesaat lalu (Senin (29/10).

Dalam bahasa Indonesia kalimat zikir itu adalah: Maha suci bagi Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada satu Tuhan pun yang disembah kecuali Allah, dan Allah Maha Besar.


Novri adalah teman sebangku Harvino saat di SMAN 68 Jakarta. Keduanya lulus tahun 95. Dari pantauan Novri, nomor WhatsApp Harvino terakhir online pukul 06.00 WIB, atau 20 menit sebelum pesawat take off.

Novri sempat ragu Harvino yang bertugas sebagai copilot di Lion Air JT 610 adalah teman sekolahnya, hingga akhirnya mendapat jawaban dari Captain Edward F Limbong.

"Beliau bilang benar," kata Novri.

Pada Juli 2015, Harvino sempat hadir di acara silaturahmi Idul Fitri bersama sejumlah alumni. Inilah momen terakhir Novri bersua dengan Harvino. Harvino dulu tinggal di Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

"Setelah itu kami berhubungan hanya lewat telepon. Dia sekarang tinggal di Bintaro. Rumah orang tuanya di (perumahan) Angkasa Pura, Kemayoran," katanya kepada Kantor Berita Politik RMOL melalui sambungan telepon.

Seperti diketahui, pesawat JT 610 rute Cengkareng-Pangkalpinang mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari bandara Soekarno Hatta pukul 06.20 WIB. Setelah 13 menit mengudara pesawat jatuh di laut Tanjung Karawang tepatnya di koordinat S5'49.052" E 107'06.628.

Pesawat mengangkut 178 penumpang dewasa, satu anak-anak dan dua bayi. Pesawat buatan 2018 dan baru dioperasikan Lion Air sejak 15 Agustus 2018 ini dikomandoi Bhavye Suneja sebagai pilot dengan Harvino sebagai kopilot bersama enam awak kabin atas nama Shintia Melina, CItra Noivita Angelia, Alviani Hidayatul Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Uulianda dan Deny Maula.[dem]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Rakyat Ingin Hukum yang Keras terhadap Pelaku Korupsi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 02:19

Sumber APBN Berpeluang dari Harta Rampasan Koruptor

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:57

Gaduh Desil DTSEN, Bonnie Triyana: Buka Mekanisme Sanggah

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:21

Aset Daerah Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi dan Pembangunan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 01:03

Ribuan Pengunjung Padati Hari Pertama Danantara Housing Expo

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:52

Leonardi Divonis 2,5 Tahun Penjara Meski Tak Terbukti Terima Uang

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:22

Kecurigaan Netizen Benar, Habis Karhutla, Muncullah Sawit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 00:01

Pelindo-BNN Edukasi Pelajar di Empat Kota soal Bahaya Narkoba

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:31

Pos Polisi di Kolong Flyover Slipi Dibakar Massa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:10

UU Perampasan Aset Beri Kepastian Hukum Berantas Korupsi

Kamis, 27 Agustus 2026 | 23:00

Selengkapnya