Berita

Jokowi/Net

Politik

Dituding Pelbagai Isu, Jokowi: Politik Sontoloyo

MINGGU, 28 OKTOBER 2018 | 18:08 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Politik Sontoloyo. Diksi ini kembali dikeluarkan calon presiden petahana, Joko Widodo.  

Di depan ribuan kader Nasdem, Jokowi mengaku jengkel dengan pelbagai isu yang menuding dirinya.

Jokowi bercerita pernah menjadi korban hoax. Dalam foto yang beredar gembong PKI,  DN Aidit, yang sedang berpidato, dan tampak pemuda berwajah  mirip Jokowi berdiri di depan Aidit. Jokowi pun heran dengan beredarnya foto editan tersebut.


"Saya lahir tahun 1961, PKI bubar 1966. Pada waktu saya masih kecil. Masak ada PKI balita? Saya sampai jengkel. Ini namanya politik sontoloyo," kata Jokowi hingga membuat yang hadir merasa tertawa ribuan kader Nasdem di Jatim Expo Surabaya Minggu (28/10) seperti dilansir Kantor Berita RMOLJatim.

Isu lainnya yang juga dirisaukan Jokowi adalah isu kriminalisasi ulama. "Tiap hari saya dengan ulama, tiap minggu masuk pesantren. Sekarang wakilnya, topnya ulama. " lanjutnya.

Selain isu tersebut, Jokowi juga risau dengan dua isu lainnya, yakni masalah konsesi sertifikasi tanah serta gratisnya Jembatan Suramadu yang dikaitkan dengan politik.

Kemudian Jokowi pun heran ketika dituding menjadi antek asing. Pasalnya, pada periode pemerintahannya, Jokowi berhasil melakukan nasionalisasi terhadap beberapa perusahaan tambang maupun Migas.

"Ada blok mahakam yang dikelola Perancis dan Jepang, sudah diserahkan 100 persen ke Pertamina," demikian Jokowi. [jto]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya