Berita

Foto/RMOL

Hukum

Polisi Klaim Tak Ketahui Pengibaran Bendera Tauhid Di Aksi Bela Tauhid

SABTU, 27 OKTOBER 2018 | 22:15 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pihak kepolisian menyayangkan pengibaran bendera mirip dengan organisasi terlarang Hizbut Tahrir Indonesia (HTI). Kejadian ini terjadi saat aksi bela tauhid yang dilaksanakan serentak di sejumlah daerah, Jumat (26/10) kemarin dan videonya viral.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo menyampaikan, pengibaran bendera itu tanpa diketahui karena dikibarkan oleh pengunjuk rasa yang berada di luar.

"Jadi itu kejadian kemarin, saat unjuk rasa Kapolres bersama penanggungjawab unjuk rasa bertemu dengan DPRD. Ketika terjadi pengibaran bendera Kapolres menegor kok itu ada pengibaran bendera hitam," kata Dedi kepada wartawan, Sabtu (27/10).


Pengibaran bendera ini tidak berlangsung lama setelah Kapolres Poso, AKBP Bogiek Sugiyarto melihat bendera itu dikibarkan langsung memerintahkan diturunkan.

"Hanya berlangsung sekian detik. Begitu Kapolres lihat itu, kemudian negor penanggungjawab, dan penanggungjawab itu marah kepada anggotanya langsung diturunkan bersama-sama," jelasnya.

Dari penyelidikan awal, mantan Wakapolda Kalimantan Tengah itu mengatakan bahwa, pengibar bendera tauhid ini merupakan kelompok Front Pembela Islam (FPI) Poso yang juga sebagai peserta aksi bela tauhid.

"Dari kelompok FPI Poso yang melakukan unjuk rasa di gedung DPRD Poso," pungkasnya. [lov]


Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

Menguji Klaim MBG Kunci Pertumbuhan Ekonomi Triwulan 1

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:12

JK Disarankan Maafkan Ade Armando

Kamis, 07 Mei 2026 | 04:07

41,7 Persen Jemaah Haji Aceh Lansia

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:43

Bank Pelat Merah Cabang Joglo Dipolisikan

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:26

Empat Hakim Ad Hoc PHI PN Medan Disanksi Kode Etik

Kamis, 07 Mei 2026 | 03:03

Presensi Ilegal 3.000 ASN Brebes Alarm Serius bagi Integritas Birokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:42

Omongan Amien Rais Dibenarkan Publik selama Tak Dibantah Teddy

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:15

Digitalisasi Parkir Genjot Pendapatan Daerah

Kamis, 07 Mei 2026 | 02:02

Ini Cerita Penumpang Selamat dari Bus ALS Terbakar di Sumsel

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:31

Impor Blueray 90 Persen Tetap Jalur Merah

Kamis, 07 Mei 2026 | 01:28

Selengkapnya