Berita

Anies Basewedan bersama Moazzam Malik/RMOL

Nusantara

Pemerintah Inggris Tawarkan Pinjaman Untuk Anies Bangun Infrastruktur

SABTU, 27 OKTOBER 2018 | 01:33 WIB | LAPORAN:

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapat kunjungan dari Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik di kantor Balaikota DKI pada Jumat (26/10).

Dalam pertemuannya, Anies berbincang banyak hal terkait kerjasama antara Jakarta dan Inggris. Mulai dari aspek pembangunan infrastruktrur, pendidikan dan kebudayaan.

Untuk pembangunan infrastruktur, Anies menjelaskan Pemprov DKI telah berdiskusi terutama dalam hal pengembangan sistem Transit Oriented Development (TOD) yang rencananya diterapkan di Jakarta. Dengan adanya TOD, Anies berharap Jakarta semakin terintegrasi moda transportasinya.


"Lalu pengelolaan teknologi dengan pendekatan berkelanjutan atau Green technology, kemudian integrasi transportation. Jadi tadi pertemuan produktif. InsyaAllah ada pertemuan selanjutnya," tambanya Anies, Jumat (26/10).

Di Kesempatan yang sama Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik menjelaskan pihaknya menawarkan pinjaman untuk pembangunan infrastruktur di Jakarta. Pinjaman itu melalui lembaga yang mendanai kerja sama dengan negara lain bernama UK export Finance.

"Untuk Indonesia, mereka sudah mengalokasikan anggaran 5 miliar US dollar," kata Moazzam.

Moazzam menambahkan UK Export Finance nantinya bisa bekerja sama dengan PT Jakarta Propertindo (JakPro) yang merupakan BUMD milik Pemprov yang fokus dibidang infrastruktur.

Anies Baswedan pun, menyambut baik hal tersebut dan memikirkan kembali tawaran tersebut.

"Ini menarik, karena selain disampaikan besarannya, ini soal denominasinya. Jadi denominasinya kita bisa mendapatkan pembiayaan tidak di dalam poundsterling, atu euro, atau dollar, tapi dalam rupiah. Sehingga tak terganggu dengan volatilitas nilai tukar rupiah. Jadi kami akan eksplorasi lebih jauh," ujarnya. [nes]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Di Simpang Dunia

Jumat, 24 April 2026 | 06:10

Kisah Karim dan Edoh: Tukang Bubur Naik Haji Asal Tasikmalaya

Jumat, 24 April 2026 | 06:01

Gurita Keluarga Mas’ud Menguasai Kaltim

Jumat, 24 April 2026 | 05:33

Pramono Bidik Kerja Sama TOD dengan Shenzhen Metro

Jumat, 24 April 2026 | 05:14

Calon Jemaah Haji Asal Lahat Batal Terbang Gegara Hamil

Jumat, 24 April 2026 | 05:11

BEM KSI Serukan Perdamaian Dunia di Paskah Nasional 2025

Jumat, 24 April 2026 | 04:22

JK Tak Mudah Hadapi Jokowi

Jumat, 24 April 2026 | 04:10

Robig Penembak Gama Ketahuan Edarkan Narkoba di Lapas Semarang

Jumat, 24 April 2026 | 04:06

Ray Rangkuti Tafsirkan Pasal 8 UUD 1945 terkait Seruan Makar Saiful Mujani

Jumat, 24 April 2026 | 03:33

Setelah Asep Kuswanto Tersangka

Jumat, 24 April 2026 | 03:24

Selengkapnya