Berita

Bendungan Tanju di Nusa Tenggara Barat/Net

Advertorial

Menteri Basuki Dorong Ahli Bendungan Buat Inovasi

SABTU, 27 OKTOBER 2018 | 01:18 WIB | LAPORAN:

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong agar para ahli bendungan di Indonesia harus lebih mumpuni.

Tidak hanya dalam merencanakan dan membangun bendungan, tetapi juga dalam mengantisipasi ancaman terhadap bendungan, seperti resiko gempa bumi dan perubahan iklim ekstrim yang mengakibatkan kekeringan atau banjir.

Dorongan itu disampaikan Basuki dalam acara Seminar Nasional Bendungan dan Pengelolaan Bendungan 2018 dengan tema "Inovasi Pembangunan dan Pengelolaan Bendungan" yang dihadiri para ahli bendungan di Batam, beberapa waktu lalu.


Acara yang diselenggarakan Komite Nasional Indonesia untuk Bendungan Besar (KNI-BB) dihadiri oleh Gurbernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun.

"KNI-BB berperan dalam menyiapkan SDM yang lebih tangguh, inovatif, dan tanggap terhadap ancaman bencana, tidak hanya di lokasi infrastruktur bendungan, tapi juga di lingkungan sekitarnya. Saya memberi tantangan apabila ada satu inovasi dalam pembangunan dan pengelolaan bendungan yang dinilai oleh Komisi Keamanan Bendungan dan bisa diterapkan tahun 2019, saya akan berikan hadiah Rp100 juta," kata Basuki.

Basuki mengatakan pembangunan 49 bendungan baru pada 2015-2019, akan mampu memberikan kontribusi besar dalam pembangunan negara. Selain sebagai sumber air irigasi, air baku, pengendalian banjir dan energi (PLTA), bendungan juga dapat menjadi icon atau landmark kawasan, sehingga mampu membangkitkan destinasi wisata baru dan memicu pertumbuhan ekonomi lokal. Dari 49 bendungan baru yang dibangun sejak tahun 2015 lalu, sudah 38 bendungan yang dibangun atau 78 persen dari rencana.

Dirjen Sumber Daya Air yang juga menjabat Ketua KNI-BB Hari Suprayogi mengatakan pada era teknologi informasi ini, KNI-BB mendorong inovasi dengan memanfaatkan teknologi antara lain dalam hal kalkulasi aliran masuk/keluar waduk, sehingga meningkatkan kinerja waduk, dan mengontrol pelepasan air yang lebih baik.

Kemudian penggunaan teknologi dalam menganalisa kondisi bendungan, sehingga mengoptimalkan Operasi dan Pemeliharaan (O&M) dan Quick Assessment berbasis risiko terhadap keamanan bendungan, sehingga informasi untuk tanggap darurat dan pengurangan risiko menjadi lebih baik.

Sementara itu Gubernur Kepulauan Riau Nurdin Basirun menyampaikan, pembangunan Bendungan Sei. Gong di Batam akan sangat membantu ketersedian air untuk masyarakat Batam. Kebutuhan air baku di Batam terus meningkat akibat pertambahan penduduk, sementara Pulau Batam merupakan daerah rawan krisis air.

Bendungan Sei Gong memiliki luas genangan 355 hektare dengan volume tampung 11,80 juta meter kubik dengan biaya pembangunan Rp238 miliar. Kapasitas air baku dari Bendungan Sei. Gong sebesar 400 liter per detik untuk mengatasi defisit air baku Kota Batam. Progresnya saat ini sudah mencapai 92 persen dan ditargetkan rampung akhir tahun 2018.

Turut hadir dalam acara tersebut Irjen Widiarto, Dirjen Cipta Karya Danis H. Sumadilaga, Kepala BPSDM Lolly Martina Martief, Sekretaris Ditjen SDA Muhammad Arsyadi, Direktur Pengembangan Jaringan Sumber Daya Air Edy Juharsyah, Direktur Bina Operasi dan Pemeliharaan Agung Djuhartono, Kepala Pusat Bendungan Ni Made Sumiarsih, Kepala Pusat Air Tanah dan Air Baku Amir Hamzah, dan Sekretaris BPIW Firman Napitupulu. [nes]


Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

UPDATE

Alpriado Osmond Mangkir, Sidang Mediasi di PN Tangerang Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:17

Dasco Minta Impor 105 Ribu Mobil Pikap dari India Ditunda

Senin, 23 Februari 2026 | 16:08

Tiongkok Desak AS Batalkan Tarif Trump Usai Putusan MA

Senin, 23 Februari 2026 | 16:02

SBY Beri Wejangan Geopolitik ke Peserta Pendidikan Lemhannas

Senin, 23 Februari 2026 | 15:55

Subsidi untuk Pertamina dan PLN Senilai Rp27 Triliun Segera Cair

Senin, 23 Februari 2026 | 15:53

Putaran Ketiga Perundingan Nuklir Iran-AS Bakal Digelar 26 Februari di Jenewa

Senin, 23 Februari 2026 | 15:42

KPK Buka Peluang Panggil OSO Terkait Fasilitas Jet Pribadi Menag

Senin, 23 Februari 2026 | 15:38

Perjanjian Dagang RI-AS Jangan Korbankan Kedaulatan Data

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Palguna Diadukan ke MKMK, DPR: Semua Pejabat Bisa Diawasi

Senin, 23 Februari 2026 | 15:24

Polisi Amankan 28 Orang Lewat Operasi Gakkum di Yahukimo

Senin, 23 Februari 2026 | 15:23

Selengkapnya