Berita

Pertahanan

Kogasgabpad Bangun MCK Untuk Korban Gempa Di Lombok

JUMAT, 26 OKTOBER 2018 | 09:57 WIB | LAPORAN:

Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) Rehabilitasi dan Rekonstruksi terus membantu pembongkaran dan pembersihan puing-puing bangunan dan rumah maupun infrastruktur yang rusak milik warga korban bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Barat (NTB).

Selain itu, Kogasgabpad juga terus memberikan berbagai bantuan langsung kepada warga, baik berupa logistik dan materiil maupun dalam bentuk bangunan. Seperti dilakukan prajurit TNI Sektor 3 Kogasgabpad yang membangun sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) untuk warga di Desa Sambelia, Kabupaten Lombok Timur.

"Sesuai rencana akan dibangun juga di Dusun Baroto dan Desa Sambelia dengan konstruksi bangunan di masing-masing lokasi yakni dua kamar mandi dan dua WC, mudah-mudahan pekerjaan yang mulia ini dapat digunakan oleh masyarakat desa ini,” kata Danramil 1615-03/Sambelia Kapten Inf Muslim, Kamis (25/10).


Lanjut Kapten Muslim, pembangunan MCK tersebut sudah mulai dikerjakan sejak Rabu (24/10) lalu oleh anggota Batalyon Zeni Konstruksi 11/Durdhaga Wighra (Yonzikon 11/DW) yang tergabung dalam Satgas Kogasgabpad.

"InsyaAllah pembangunannya selesai selama satu minggu kedepan,” tuturnya mengutip rilis dari Papen Satgasgabpad Lombok, Mayor Inf Suwandi yang diterima redaksi.

Secara terpisah, Dansektor III wilayah Kabupaten Lombok Timur Kolonel Mar Aziz menyampaikan bahwa pembangunan MCK merupakan salah satu wujud kepedulian Kogasgabpad kepada masyarakat yang terdampak bencana terkait sarana yang sangat dibutuhkan di lingkungan tempat tinggal.

"Mudah-mudahan sumbangan  ini bermanfaat bagi warga, terutama yang masih tinggal di rumah Hunian Sementara (Huntara) dalam memenuhi kebutuhan, khususnya untuk mandi, cuci dan kakus," katanya.[wid]

 
  

 

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya