Berita

Advertorial

Akhir Tahun Ini, Kemenhub Operasikan Enam Stasiun Kereta Modernisasi

Dibangun Dengan Konsep Ecogreen
RABU, 24 OKTOBER 2018 | 09:39 WIB

Kementerian Perhubungan (Kemhub) bakal mengoperasikan enam stasiun yang telah dimodernisasi serta satu dipo baru yaitu Dipo Cipinang.

Jika tidak ada aral melintang, pengoperasian stasiun tersebut akan terlaksana akhir November 2018.

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri menyebutkan enam stasiun modernisasi tersebut terdiri atas Stasiun Klender, Stasiun Buaran, Stasiun Klender Baru, Stasiun Cakung, dan Stasiun Kranji pada lintas Manggarai-Bekasi, serta satu stasiun baru di lintas Tanahabang-Rangkasbitung, yaitu Stasiun Citeras.


Selain pengoperasian stasiun dan dipo, kata Zulfikri, lintas Tanahabang-Rangkasbitung juga akan dioperasikan double track dan elektrifikasi di segmen Maja-Rangkasbitung.

Menurut Zulfikri, untuk lintas Manggarai-Bekasi, direncanakan pengoperasian jalur dwi ganda kereta api atau double-double track segmen Jatinegara-Kranji.

"Pengoperasian prasarana kereta api di area Jabotabek dan Banten tujuannya untuk meningkatkan kapasitas lintas perjalanan KA pada lintas tersebut," kata Zulfikri, Senin (22/10).

Khusus pembangunan double track lintas Manggarai-Bekasi, kata Zulfikri yang rencananya akan diperpanjang hingga Cikarang, bertujuan memisahkan jalur ganda kereta jarak jauh dan kereta api commuter, serta menghindari susulan perjalanan kereta api jarak jauh dan KRL.

"Jalaur dwi ganda ini mampu meningkatkan pelayanan melalui penambahan kapasitas jalur, sehingga frekuensi kereta api jarak jauh dan KA Komuter bertambah," katanya.

Pemerintah lanjut Zulkifri, merencanakan pengembangan stasiun Manggarai memisahkan jalur kereta api, yaitu antara kereta api jarak jauh, kereta api commuter jabodetabek, dan kereta api commuter bandara.

Kata Zulfikri, Stasiun Manggarai akan dibangun 3 lantai. Lantai 1 terdiri atas jalur KA Bekasi line 4 jalur, KA Bandara 4 jalur, peron 12 stamformasi, lantai 2 terdiri dari layanan penumpang luas lantai kurang lebih 9.108 meter persegi.

Untuk kapasitas sendiri, kurang lebih 17.800 orang dilengkapi lift dan escalator serta lantai 3 terdiri dari jalur KA main line 6 jalur dan Bogor line 4 jalur, peron 12 stamformasi.

"Stasiun ini akan menjadi perhentian terakhir untuk perjalanan kerata api jarak jauh."

Menurut Zulkifri, stasiun Kereta Api yang dibangun dengan konsep ecogreen sehingga lebih hemat dalam penggunaan listrik karena dibatasinya penggunaaan fasilitas pendingin udara pada stasiun-stasiun tersebut.

Stasiun yang ada dibangun dua lantai serta dilengkapi dengan fasilitas lift dan eskalator untuk mengakomodasi masyarakat yang berkebutuhan khusus.

Seperti lansia, difabel, ibu dalam kondisi hamil mau pun anak-anak. Selain itu, stasiun juga diperlengkapi dengan ruang menyusui, mushola, ruang kesehatan dan toilet yang modern.

Pemerintah juga telah memperpanjang peron-peron yang ada di masing-masing stasiun modern tersebut guna mengakomodasi rangkaian panjang KRL (12 kereta). Perpanjangan peron ini juga dilakukan untuk mengakomodasi lonjakan penumpang KA karena pertumbuhan perumahan baru yang berada di sepanjang jalur KA.

Dengan berbagai keuntungan yang ditawarkan dari modernisasi stasiun tersebut, kata Zulfikri, pemerintah berharap animo masyarakat untuk memilih kereta api ketika melakukan perjalanan akan terus meningkat.

"Sehingga target penumpang yang terlayani KRL pada tahun 2019 sebesar 1,2 Juta penumpang dapat terealisasikan." [dzk]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya