Berita

Keramba Jaring Aping Di Waduk Jatiluhur/RMOL

Nusantara

Pencemaran Waduk Jatiluhur Bakal Dilaporkan Ke Gubernur Lemhanas

RABU, 24 OKTOBER 2018 | 02:34 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Dukungan terhadap upaya mengembalikan kualitas air Waduk Jatiluhur mengalir deras dari berbagai kalangan. Tidak sedikit yang mengamini kerja-kerja Satgas menertibkan Keramba Jaring Apung (KJA) yang menjadi penyebab tercemarnya air di waduk terbesar di Asia Tenggara itu.

"Apa yang dilakukan itu kita sependapat. Air untuk bangsa," kata Ketua Ikatan Keluarga Alumni Lemhanas (IKAL) Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXI, Komjen (Pur) Arif Wachjunadi saat berkunjung ke Waduk Jatiluhhur, Purwakarta, Jawa Barat, Senin (22/10).

Arif berkunjung ke Jatiluhur bersama pengurus IKAL PPSA GROUP XXI lainnya, yakni Mayjen Ilyas Alamsyah, Lily Wasitova, AM Putut Prabantoro dan Caturida Meiwanto Doktoralina. Rombongan diterima jajaran direksi Perum Jasa Tirta (PJT) II selaku pengelola Waduk Jatiluhur.


Rombongan IKAL PPSA GROUP XXI menerima banyak informasi mengenai pencemaran yang terjadi dan progres penertiban KJA sebagai bagian dari upaya untuk mengatasinya. Arif berharap kualitas air di waduk bisa menjadi lebih baik dan lebih sehat.

"Ini menjadi penting apalagi 80 persen air baku Jakarta dipasok dari sini," kata Arif.

Arif dan rombongan sempat berkeliling danau mengecek KJA. Setelah itu ia dijamu Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika beserta jajarannya di rumah dinas bupati dalam rangka menggali informasi-informasi terkait lainnya.

"Kita akan catat semuanya untuk dijadikan masukan kepada Gubernur Lemhanas untuk dikaji lebih lanjut. Biasanya kajian-kajian Lemhanas diserahkan kepada presiden," tukas Arif.[dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Prabowo-Pramono Pasangan Kuat Luar Dalam

Sabtu, 04 April 2026 | 06:08

Ancaman Cuaca Ekstrem dan Air Bersih Warga

Sabtu, 04 April 2026 | 05:40

Batas ‘Scroll’ Anak

Sabtu, 04 April 2026 | 05:14

Jangan Keliru Pahami Langkah Prabowo soal Kunjungan ke Luar Negeri

Sabtu, 04 April 2026 | 05:12

Vicky Mundur dari Polisi, Kasus yang Ditangani juga Ikutan Mundur

Sabtu, 04 April 2026 | 04:38

Satu Orang Tewas Imbas Kecelakaan Beruntun di Tol Solo-Semarang

Sabtu, 04 April 2026 | 04:03

Negara Harus Tegas atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI

Sabtu, 04 April 2026 | 04:00

Mobil Tertimpa Pohon Tumbang di Bandung, Sopir Tewas

Sabtu, 04 April 2026 | 03:38

IAW Peringatkan Potensi Kebocoran Lebih Besar di Bea Cukai

Sabtu, 04 April 2026 | 03:26

Dedi Mulyadi Lunasi Tunggakan Gaji Pegawai Bandung Zoo

Sabtu, 04 April 2026 | 03:03

Selengkapnya