Berita

Politik

Prabowo-Sandi Rajin Ke Pasar, Pedagang Dukung Jokowi-Ma'ruf

MINGGU, 21 OKTOBER 2018 | 18:52 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Para pedagang yang tergabung dalam Komite Pedagang Pasar (KPP) mendeklarasikan dukungan kepada Capres-Cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Kita akan muter ke pasar-pasar tradisional dan memastikan para pedagang di seluruh pasar di Indonesia untuk mendukung Jokowi-Ma'ruf," kata Ketua Umum KPP, Abdul Rosyid Arsyad, kepada wartawan usai deklarasi di Pasar Kalimalang, Cakung, Jakarta Timur, Minggu (21/10).

Rosyid menjelaskan alasan KPP mendukung karena selama ini kebijakan Jokowi selalu berpihak pada rakyat, khususnya para pedagang pasar.


"Tidak ada harga bahan pokok yang mahal, bisa dicek. Utamanya stabilitas pangan kan. Yang dirasakan stabilitas harga pangan. Memang kemarin harga telur naik tapi kan cepat turun," tuturnya.

Rosyid memastikan KPP akan berupaya memenangkan Jokowi di berbagai daerah. KKP akan memastikan para pedagang di seluruh Indonesia memberikan suaranya kepada paslon nomor urut 01.

"Alhamdulillah, gerakan sosial ini merupakan kegiatan politik, tidak ada biaya dari manapun, ini mutlak biaya dari pedagang. Biarin aja capres-cawapres (Prabowo-Sandiaga) muter ke pasar tapi kita pastikan pasar-pasar mendukung Jokowi-Ma'ruf," ujar Rosyid.

Rosyid menambahkan akan ada deklarasi besar-besaran yang digelar KPP di semua pasar seluruh Indonesia. Deklarasi untuk mendukung Jokowi-Ma’ruf itu akan dilaksanakan sekitar bulan November.

"Akhir bulan November nanti kita deklarasi ke seluruh Indonesia. Saya bodo amat cawapres Sandiaga Uno ke pasar nggak dapat-dapat dukungan, dan Jokowi nggak ke pasar tapi dapat dukungan," pungkas Rosyid.[dem]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya