Berita

Ibas/Net

Politik

Ibas Ingin Perangkat Keamanan DPR Ditingkatkan

KAMIS, 18 OKTOBER 2018 | 03:19 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Fraksi Demokrat tidak tinggal diam saat dua lantai yang menjadi ruang kerja anggotanya terkena peluru nyasar.

Ketua Fraksi Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono langsung menyuarakan tentang perbaikan perangkat keamanan di Gedung DPR.

“Pertama kita harus perhatikan keselamatan secara utuh, bukan hanya peluru nyasar. Piranti dan perangkat apa saja yang dibutuhkan tentu nanti akan dikaji di Badan Urusan Rumah Tangga DPR,” ucap pria yang akrab disapa Ibas itu di komplek DPR, Jakarta, Rabu (17/10)


Perangkat keamanan perlu ditingkatkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, yang dapat mengancam keselamatan anggota DPR.

“Seperti pengeboman atau penembakan liar dan sebagainya, itu tidak boleh terjadi,” tegas putra bungsu Ketua Umum Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tersebut.

Namun demikian, Ibas menegaskan bahwa usulannya tidak serta merta meminta perangkat yang mewah seperti kaca anti peluru.

“Bukan berarti kita segera langsung mengajukan pemasangan kaca film anti peluru, tentu kita harus mencari dulu akarnya dimana,” tegasnya lagi.

Dua ruangan anggota DPR Fraksi Demokrat terkena peluru nyasar. Peluru itu menyasar ruang kerja Khatibbul Umam di lantai 9 dan Vivi Sumantri Jayabaya di lantai 10.

Berdasarkan kesimpulan sementara dari pihak kepolisian, tembakan itu akibat peluru nyasar yang berasal dari Lapangan Tembak Senayan milik Persatuan Menembak Sasaran dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin). [ian]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya