Berita

Garda NKRI melakukan aksi unjuk rasa di depan gedung Kejaksaan Agung/Ist

Politik

Garda NKRI Menuntut Prasetyo Cabut Deponering Bambang

RABU, 17 OKTOBER 2018 | 22:14 WIB | LAPORAN:

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Garda NKRI menggelar aksi unjuk rasa secara serentak di seluruh Indonesia, Rabu (17/10).

Mahasiswa menggelar aksi di Kejaksaan Agung dan seluruh Kejati RI agar mencabut status hukum Deponering kasus mantan pimpinan KPK, Bambang Widjojanto.

"Aksi hari ini merupakan aksi serempak dari Garda NKRI secara nasional untuk meminta Jaksa Agung HM Prasetyo mencabut deponering Bambang Widjojanto dan melanjutkan kasus itu dengan alasan hukum tanpa embel-embel politik dan desakan lainnya," ujar Ketua Umum Garda NKRI, Haris Pertama kepada wartawan di sela aksi.


Menurut Haris, meski kewenangan deponering ada di tangan Jaksa Agung sesuai Undang-Undang Pasal 35 C 16/2014 tentang Kejaksaan Agung RI. Namun, kewenangan tersebut bukan sesuatu yang sifatnya monolitik. Kewenangan sepenuhnya tidak hanya pada Jaksa Agung. Karena perlu mendapatkan pertimbangan dan permintaan pendapat Kapolri, DPR RI dan Ketua Mahkamah Agung.

"Terkait proses itu kami melihat adanya tindak kekeliruan yang dilakukan oleh Jaksa Agung Prasetyo karena terburu-buru dengan dalih untuk kepentingan yang lebih besar dan demi kepentingan umum kemudian menerbitkan deponering pada kasus BW tersebut," ujarnya.

Padahal, lanjut Haris, proses di kepolisian sudah berjalan dengan berkas perkara atas nama Bambang Widjojanto sudah dinyatakan lengkap alias P21 oleh Jaksa Penuntut Umum dan telah dilimpahkan ke tahap II dan siap disidangkan 18 September lalu.

"Pertimbangan demi kepentingan umum, tidak mewakili fakta dan tidak cukup menjadi alasan untuk mengeluarkan deponering, apalagi bila melihat pada personality yang bersangkutan bukanlah merupakan pribadi yang sungguh penting dengan kredibilitas hukum yang mumpuni," jelasnya.

Karena itu, Haris menegaskan, demi kepentingan penegakkan hukum dan keadilan, deponering tersangka pada Bambang Widjojanto harus segera dicabut dan dilanjutkan kembali kasus tersebut sampai ke meja pengadilan. Ia menilai hal itu akan menjadi cermin bagi penegakkan hukum yang baik dan benar.

Di kesempatan yang sama Sekjen DPP Garda NKRI, Fino Mongkau menambahkan pihaknya akan mengerahkan mahasiswa di seluruh Indonesia untuk mendesak Jaksa Agung mencabut deponering Bambang Widjojanto.

"Garda NKRI akan melakukan aksi secara besar-besaran di setiap daerah dan mendesak masing-masing Kepala Kejaksaan Tinggi meminta Jaksa Agung mencabut deponering BW," tutup Fino. [nes]


Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya