Berita

Joko Widodo-Prabowo Subianto/Net

Politik

Kritik Prabowo Ke Jokowi Untuk Dongkrak Elektabilitas

RABU, 17 OKTOBER 2018 | 20:33 WIB | LAPORAN:

Pernyataan Prabowo Subianto bahwa kejayaan Indonesia perlahan luntur karena mengelola negara dengan cara ugal-ugalan bertujuan untuk memancing perhatian dari publik. Upaya itu dilakukan Prabowo untuk meningkatkan elektabilitasnya sebagai calon presiden.

"Ini satu aja sinyalnya. Supaya Prabowo tetap diperbincangkan masyarakat. Ini kan konstalasinya lagi kampanye. Makanya Prabowo harus tuh mengeluarkan statement seperti itu," jelas pengamat politik Hendri Satrio kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (17/10).

Founder Lembaga Survei Kedai KOPI ini menekankan identitas diri sebagai lawan Jokowi yang dipertontonkan Prabowo bertujuan untuk mendongkrak elektabilitas. Salah satu caranya adalah ia secara terus-menerus melontarkan kritik terhadap pemerintah.


"Jadi kalau Anda nggak suka si A maka Anda pilih si B. Kan gitu teorinya," katanya.

Hendri mengungkap pandangan Jo Kresnik dari Ohio University. Dia bilang seseorang memilih bukan karena kualitas tapi karena ada yang tidak disukai dari si calon.

"Misalnya orang nggak suka Jokowi makanya dia pilih Prabowo. Kalau dia suka Prabowo makanya dia pilih Jokowi. Makanya statement nya harus oposisi, harus bertolak belakang," pungkasnya.[dem]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya