Berita

Foto: RMOL

Politik

KIARA Ajak Menteri Susi Lawan Perusahaan Yang Intimidasi Nelayan

RABU, 17 OKTOBER 2018 | 14:41 WIB | LAPORAN:

Koalisi Rakyat Untuk Keadilan Perikanan (KIARA) bersama perwakilan nelayan penambak garam menuntut dikembalikannya ruang hidup masyarakat pesisir Indonesia.

Sejumlah perusahaan tambang masuk ke wilayah pesisir tempat hidup mereka dan melakukan intimidasi.
 
"Bagaimana nelayan kami dari sektor ikan, pariwisata, penambak garam ini sering-sering didiskriminalisasi bahkan masyarakat pesisir ada yang diintimidasi, ada yang dituduh PKI ini kan harus ada peran penting dari negara," ujar Sekretaris Jendral KIARA Susan saat unjuk rasa di depan gedung Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta Pusat, Rabu (17/10).


Massa demonstran yang diperkirakan berjumlah 100 orang ini berasal dari beberapa daerah di Indonesia.

"Kami berharap pemerintah melawan pelaku perusak pesisir dan intimidasi terhadap kami, salah satunya perusahaan-perusahaan," jelas Susan.

Menurut dia, banyak petani merasa dirugikan karena takut dan tidak bisa melaut. Karenanya KIARA mengajak Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti untuk hadir dalam pertemuan dengan para nelayan di Goethe Institute, Jakarta, Kamis (18/10) mendatang.

"Di sisi lain Ibu Susi bisa berdiri bersama melawan perusahaan-perusahaan yang intimidasi dan merusak wilayah kami," tutup Susan.[wid]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya