Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

RJCI: Jangan Terbuai Dukungan Elit Daerah, Tetap Jaga Akar Rumput!

MINGGU, 14 OKTOBER 2018 | 15:36 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Sejumlah kepala daerah mendukung capres petahana Ir H Joko Widodo. Dukungan elite daerah tersebut patut disyukuri, meski hal itu tidak menjamin sebagai representasi dari suara akar rumput.

Dewan Eksekutif Nasional Relawan Jokowi Center Indonesia (RJCI) menyerukan kepada tim pemenangan maupun relawan pendukung Jokowi untuk tidak larut dalam euforia dukungan elite daerah.

"Adalah hak politik setiap orang untuk mendukung siapa saja. Dalam hal dukungan kepala daerah kepada capres petahana Bapak Ir H Jokowi, hal tersebut sesungguhnya hal yang lazim dan lumrah dalam even politik. Kita ucapkan terima kasih seraya berharap dukungan politik itu adalah sungguh-sungguh dan konkret untuk menggerakkan potensi suara menuju pemenangan paslon Jokowi-Ma'ruf Amin. Tapi, sebaiknya kita juga tidak larut dalam euforia dukungan elit daerah tersebut," tegas Ketua Umum RJCI, Raya Desmawanto, dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi, Minggu (14/10).


Raya menegaskan, pihaknya tetap menyerukan agar para relawan dan simpatisan tidak lengah dan larut dalam euforia dukungan elite penguasa daerah.

Apalagi jika kepala daerah yang memberi dukungan tersebut tidak memiliki kinerja yang baik dalam membangun daerah yang dipimpinnya selama ini.

Secara khusus, RJCI juga mengingatkan soal adanya potensi kepala daerah yang sedang menghadapi kasus hukum, baik sebagai terperiksa, saksi maupun terlapor.

"Jangan sampai kesannya mereka ingin mendapat perlindungan. Presiden tidak pernah mengintervensi penegakkan hukum. Lihat saja faktanya, kepala daerah yang berasal dan didukung parpol koalisi, juga ditangkapi oleh penegak hukum termasuk KPK. Jadi, jangan sampai dukungan itu dikaitkan dengan mencari suaka hukum, itu tidak pernah ada. Saya kira, setiap orang memiliki hak untuk menentukan pilihan politiknya, tapi perlu juga dilihat apa itu motifnya. Kita berharap dukungan kepala daerah itu sungguh-sungguh produktif dan konkret," ujar Raya.

Raya menambahkan, RJCI akan bekerja setia di level grass root (akar rumput), khususnya pada kelompok pemilih mengambang yang hingga saat ini masih belum menentukan pilihan atau ragu dalam memutuskan pilihan.

Menurut Raya, bekerja di level akar rumput hasilnya lebih terukur, taktis dan langsung menyentuh pemilih.

"Kegiatan advokasi, pendampingan dan sosialisasi program pemerintahan, penangkalan kampanye hitam dan hoaks terhadap pemerintah akan terus kita kerjakan sampai pilpres mendatang. Kita meyakini, suara akar rumput akan menentukan kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin," demikian Raya. [jto]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya