Berita

Miftahul Jannah

Jaya Suprana

Menghormati Miftahul Jannah

SABTU, 13 OKTOBER 2018 | 06:10 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

ATLET judo Kontingen Indonesia, Miftahul Jannah, terkena diskualifikasi pada saat akan bertanding di nomor  judo tunanetra 52 Kg Asian Para Games 2018.

Miftahul yang akan bertanding melawan atlet Mongolia, Oyun Gantulga di babak 16 besar, terpaksa batal. Alasan diskualifikasi adalah karena Miftahul tidak mau melepaskan hijab yang dikenakannya.

Diskualifikasi


Diskualifikasi akibat tidak mau melepaskan hijab yang dikenakannya jelas mengecewakan Miftahul Jannah yang sebenarnya siap berlaga demi mengibarkan bendera Merah Putih di gelanggang Asian Para Games 2018. Namun sebelum bereaksi lebih lanjut perlu terlebih dahulu kita lebih cermat dan seksama melakukan tabayyun mengenai apa sebenarnya alasan yang mendasari diskualifikasi terhadap Miftahul Jannah. Jika alasan bersifat diskriminasi agama maka kita wajib protes sebab diskriminasi agama jelas amat sangat tidak dapat dibenarkan.

Ketaatan

Namun jika alasan diskualifikasi adalah murni keamanan bagi sang atlet judo sendiri maka kita dapat menerimanya meski tentu saja  Miftahul Jannah tetap berhak merasa kecewa.

Bahkan keputusan Miftanuh Jannah memilih tidak bisa ikut bertanding di Asian Para Games ketimbang melepaskan hijabnya layak dihormati sebagai suatu ungkapan luhur keteguhan ketaatan diri terhadap agama yang dianutnya. [***]

Penulis adalah pendiri Sanggar Pembelajaran Kemanusiaan


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya