Berita

Ki Kusumo/Ist

Blitz

Cerita Ki Kusumo Dari Lokasi Bencana Palu Dan Donggala

SABTU, 13 OKTOBER 2018 | 05:17 WIB | LAPORAN:

Aktor sekaligus produser film Ki Kusumo mengapresiasi aparat keamanan yang terjun langsung dalam penanganan pasca bencana di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Paranormal terkenal itu mengapresiasi TNI AU. Menurutnya prajurit TNI AU memberikan bantuan benar-benar tanpa pamrih.

"Mereka menerbangkan masyarakat dari tempat yang satu ke tempat yang lain tanpa berharap upah," kata Ki Kusumo saat dihubungi, Jumat (12/10).


Pada Kamis (4/10) lalu, Ki Kusumo pergi ke Palu untuk ikut menjadi relawan dan memberikan bantuan bagi korban bencana Sulteng. Selama lima hari, pemilik nama lahir Adhi Kusuma Wahab ini memberikan bantuan untuk korban gempa dan tsunami di sana.

"Atas nama pribadi saya ikut berduka. Ada empat lokasi yang saya datangi, yaitu Palu, Donggala, Sigi dan Lolo. Sigi paling parah," ujarnya.

Ia ikut prihatin dengan kondisi yang terjadi di keempat lokasi tersebut. Dengan mata telanjangnya, dia melihat sendiri.

"Saya masih melihat banyak bantuan yang tidak tersalurkan dengan baik, tidak sesuai seperti yang diharapkan. Pembagian bantuan tidak merata, banyak makanan tertumpuk, rusak," cerita Ki Kusumo.

Saat dirinya di Palu, ada peristiwa yang membuat hatinya pilu. Yakni seorang anak yang telah kehilangan kedua orang tuanya.  Anak itu menghapiri dirinya.

"Saya bingung harus berbuat apa," katanya lagi.

Dari sekian banyak hal yang membuatnya miris, Ki Kusumo masih melihat tak sedikit yang membantu korban bencana tersebut dengan tulus. Salah satunya aparat kemanan dan prajurit TNi AU yang menerbangkan masyarakat dari tempat yang satu ke tempat lain tanpa berharap upah. Ke depan, Caleg DPD RI dari Sulteng ini masih berniat untuk kembali datang kesana.

"Masih banyak yang harus saya kerjakan untuk masyarakat Sulteng," tutup Ki Kusumo. [nes]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya