Berita

Politik

KPU: Capres-Cawapres Hadir Di Masjid Dan Lembaga Pendidikan Belum Tentu Melanggar

JUMAT, 12 OKTOBER 2018 | 21:08 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Komisi Pemilihan Umum (KPU) meminta masyarakat secara jernih melihat kedatangan calon anggota legislatif dan pasangan calon presiden-wakil presiden di tempat ibadah, lembaga pendidikan atau instansi pemerintah.

"Jadi tergantung apa yang dilakukan, apa yang diucapkan, apa yang disampaikan," ujar Komisioner KPU Pramono Ubaid Tantowi, Jumat (12/10).

Ia mengatakan kedatangan peserta pemilu di tempat-tempat tersebut tidak semata-mata bisa langsung dimaknai sebagai kampanye. Pramono mencontohkan kondisi di mana calon anggota legislatif (caleg) masuk ke masjid untuk melakukan ibadah shalat Zuhur. Dia menegaskan tidak bisa disebut kampanye.


Lalu, contoh lainnya pada saat caleg memenuhi undangan dari dinas tertentu oleh pemerintah daerah tertentu untuk mengisi suatu acara.

Pramono mengatakan perlu dilihat maksud dan tujuan peserta pemilu datang ke tempat itu. Sebab, dia menegaskan, terdapat unsur-unsur kampanye yang harus dipenuhi.

"Apakah membawa atribut atau tidak, menyampaikan pesan kampanye atau tidak. Selanjutnya, apakah peserta pemilu itu datang, dia membawa tim kampanye secara lengkap atau tidak. Semua itu tergantung dari banyak hal," jelasnya.[dem]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya