Berita

Erdogan/Net

Dunia

Erdogan: Turki Tidak Bisa Tinggal Diam Soal Kasus Hilangnya Wartawan Saudi

KAMIS, 11 OKTOBER 2018 | 14:54 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Turki tidak dapat berdiam diri atas hilangnya kasus wartawan Saudi, Jamal Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul.

Presiden Tayyip Erdogan seperti dikutip oleh surat kabar Hurriyet pada Kamis (11/10) mengatakan bahwa Turki saat ini sedang menyelidiki semua aspek dari kasus tersebut.

"Kami sedang menyelidiki semua aspek acara. Tidak mungkin bagi kami untuk tetap diam mengenai kejadian seperti itu, karena ini bukan kejadian biasa," ujarnya seperti dikutip ulang Reuters.


Dia juga mempertanyakan pernyataan otoritas Saudi yang mengatakan bahwa konsulat tidak memiliki rekaman Khashoggi meninggalkan gedung tersebut karena kamera keamanan misi hanya menyediakan gambar secara langsung dan tidak merekam gambar.

Khashoggi diketahui memasuki konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober untuk mendapatkan dokumen untuk pernikahannya yang akan datang. Para pejabat Saudi mengatakan dia pergi tak lama kemudian. Namun tunangannya yang menunggu di luar mengaku bahwa dia tidak pernah keluar.

Sejak saat itu ada dugaan bahwa dia telah dibunuh di dalam konsulat. [mel]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Gugurnya Prajurit Jadi Panggilan Indonesia Tak Lagi Jadi Pemain Cadangan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:20

Aktivis KontraS Ungkap Kondisi Terkini Andrie Yunus di RSCM

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:19

Trump Ngotot akan Tetap Hancurkan Listrik dan Semua Pabrik di Iran

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:17

KPK Kembangkan Kasus Suap Importasi

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:09

Pertamina Bantah Kabar Harga Pertamax Tembus Rp17 Ribu per Liter

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02

Siang Ini Jakarta Diprediksi Kembali Hujan Ringan

Selasa, 31 Maret 2026 | 12:00

Tiga Prajurit RI Gugur di Lebanon, Menlu Desak DK PBB Rapat Darurat

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:45

Transparansi Terancam: 37 Ribu Pejabat Belum Serahkan LHKPN

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:40

Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Dilimpahkan ke Puspom TNI

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:27

Gibran Didorong Segera Berkantor di IKN Agar Tak Mubazir

Selasa, 31 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya