Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Jepang Geser Singapura Jadi Negara Dengan Paspor Terkuat Di Dunia

RABU, 10 OKTOBER 2018 | 13:48 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Jepang mengambil alih Singapura sebagai negara yang memiliki paspor paling kuat di dunia dalam Henley Passport Index tahun ini.

Indeks itu dibuat oleh Henley & Partners, sebuah firma penasihat perumahan dan kewarganegaraan yang rutin membuat indeks paspor terkuat di dunia setiap tahunnya.

Setelah mendapatkan akses bebas visa ke Myanmar awal bulan ini, pemegang paspor Jepang kini bisa menikmati akses visa-bebas atau visa on arrival ke 190 tujuan. Jumlah ini lebih tinggi dibanding dengan Singapura yang memiliki akses tersebut ke 189 negara di dunia.


Singapura yang tahun lalu menduduki posisi pertama, sekarang bergeser ke posisi kedua di bawah Jepang.

Sementara itu pada kuartal ini, Jerman jatuh dari peringkat tempat kedua sebelumnya, dan berbagi tempat ketiga dengan Korea Selatan dan Perancis. Denmark, Finlandia, Italia, Swedia dan Spanyol yang pemegang paspornya bisa punya akses masuk bebas visa ke 187 negara tujuan.

Sementara itu, Amerika Serikat dan Kerajaan Inggris meluncur turun dari tempat keempat ke kelima.

"Dengan kegiatan visa keluar yang stagnan dibandingkan dengan pemain berkinerja tinggi seperti Jepang, Singapura dan Korea Selatan, tampaknya semakin tidak mungkin bahwa Amerika Serikat dan Inggris akan mendapatkan kembali tempat nomor satu di mana mereka bertengger pada tahun 2015 lalu," begitu bunyi keterangan dar  Henley & Partners seperti keterangan yang diterima redaksi pekan ini.

Sementara itu Irak dan Afghanistan memegang posisi paling bawah pada indeks, dengan hanya 30 tujuan yang dapat diakses oleh warganya.

The Henley Passport Index adalah peringkat semua paspor dunia menurut jumlah negara yang dapat dimasuki pemegangnya untuk bebas visa.

Indeks ini diperbarui secara waktu-nyata, ketika perubahan kebijakan visa mulai berlaku.

Peringkat didasarkan pada data dari Asosiasi Transportasi Udara Internasional dan penelitian internal. [mel]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya