Berita

Fatemeh Hashemi Rafsanjani di Kowani/RMOL

Dunia

Putri Presiden Keempat Iran Bangga Berkunjung Ke Kowani

SENIN, 08 OKTOBER 2018 | 19:34 WIB | LAPORAN:

Organisasi perempuan di dunia memiliki banyak perbedaan, seperti halnya negara Indonesia dan Iran. Hal itu menjadi keingintahuan politisi asal Iran Fatemeh Hashemi Rafsanjani terhadap perempuan Indonesia melalui Kongres Wanita Indonesia (Kowani).

Atas alasan itu, Fatemeh Hashemi yang menjabat sebagai Kepala Yayasan Amal untuk Penyakit Khusus di Iran mengunjungi kantor Kowani, di Imam Bonjong, Jakarta, Senin (8/10). Kedatangan Fatemeh disambut Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Giwo Rubianto Wiyogo beserta para stafnya.

"Sebelumnya saya sudah mendengar kowani ini perempuan yang sangat besar di Indonesia dan berbagai aktivitas yang dilaksanakan. Oleh karena itu, ketika saya ke Indonesia saya tertarik untuk melihat secara langsung lebih dekat dan bersilaturahmi dengan Kowani," ungkap politisi dari Partai Moderasi dan Pembangunan tersebut.


Putri dari Presiden keempat Republik Islam Iran, Akbar Hashemi Rafsanjani itu menilai perempuan Indonesia merupakan orang yang gigih dan tegar. Di matanya, perempuan Indonesia selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk keluarga, masyarakat, dan bangsa.

Fatemeh mengaku bangka mendapat pengalaman berharga saat mengunjungi Kowani. Apalagi saat mengetahui bahwa Kowani memiliki jejaring yang luas, terutama membawahi 91 organisasi perempuan.

"Keterkaitan antara lembaga yang satu dengan lembaga lainnya dan membawahi lembaga-lembaga itu, serta ada network yang harus dibangun. Itu barangkali bisa kita terapkan di Iran," lanjutnya. [ian]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya