Berita

Habiburokhman/Net

Politik

Kecil Kemungkinan Penganiayaan Ratna Sarumpaet Bernuansa Personal

SELASA, 02 OKTOBER 2018 | 16:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) akan melakukan investigasi penganiayaan dan pengroyokan yang dialami aktivis senior Ratna Sarumpaet.

"Pagi tadi rekan saya Siane Indriyani berhasil menghubungi Kak Ratna Sarumpaet. Informasi yang kami dapat saat ini Kak Ratna Sarumpaet dalam situasi trauma berat atas kejadian yang menimpanya," kata Ketua Dewan Pembina ACTA, Habiburokhman, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (2/10).

Habiburokhman mengatakan Ratna belum bersedia membuat laporan polisi karena merasa pesimis kasus yang dialaminya bisa terungkap.


Lebih lanjut, anggota Dewan Pembina Partai Gerindra itu memastikan kasus yang dialami Ratna bukan didasari karena masalah pribadi.

"Kecil kemungkinan kasus ini bernuansa personal. Setahu kami Kak Ratna tidak punya musuh pribadi dan beliau tidak berprofesi advokat seperti kami yang kerap menangani perkara konflik non politis," katanya.

Dia khawatir kejadian yang menimpa Ratna erat kaitannya dengan sikap Ratna yang kritis terhadap pemerintah.

"Namun untuk kejelasan kami akan melakukan investigasi serius," tukas Habiburokhman. [ian]

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Rechta Institute: Muktamar NU Bersih Dari Politik Uang dan Balas Budi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:16

Ucapan Budi Arie Soal Percepatan Pemilu 2029 Tak Bisa Dimaafkan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:02

Nasaruddin Umar Pilih Jadi Menag Ketimbang Maju Ketum PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 12:01

PLN Siap Serap Listrik dari PSEL Bekasi, Capai 223.584 MWh per Tahun

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:51

Muktamar NU Turut Bahas RUU Perampasan Aset

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:40

Polisi Sebut Kelompok Perusuh Rusak Fasilitas Umum Usai Demo di Gedung DPR/MPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:34

Polda Metro Pastikan Aktivitas Warga Tetap Berjalan Pascademonstrasi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:26

PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Percepat Swasembada Energi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:11

Emas Antam Turun Lagi, Termurah Rp1,4 Juta

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:57

Legislator Aceh soal Blok Andaman: Rujukannya Harus Pasal 33 UUD 1945

Jumat, 28 Agustus 2026 | 10:40

Selengkapnya