Berita

Raji N Sitepu/Dok

Nusantara

Wasekjen PAN Lulus Lemhanas

SELASA, 02 OKTOBER 2018 | 08:08 WIB | LAPORAN:

Tidak mudah lulus seleksi pendaftaran untuk menjadi peserta pendidikan Pertahanan Nasional (Lemhanas).

Selain persaingan yang cukup ketat, calon peserta pendidikan pelatihan di Lemhanas harus melewati beberapa tahapan tes.

Misalnya, mengantongi ijazah S2, tes kesehatan, tes kemampuan Bahasa Inggris dan mendapat rekomendasi dari tempat ia bekerja. Itu pun jika dia sudah menyandang status senior. Persyaratan ini juga berlaku sama dengan calon peserta yang menjadi kader partai politik.


Demikian penuturan Raji N. Sitepu. Ia pun harus berjibaku untuk lulus dalam pelatihan pendidikan Lemhas.

Raji bercerita mengikuti pelatihan pendidikan Lemhanas mendapat rekomendasi dari Partai Amanat Nasional (PAN).

Di partai yang dipimpin Zulkifli Hasan ini, Raji menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal, sebuah jabatan yang cukup strategis untuk ukuran anak muda seperti dirinya. Pendidikan yang diikuti Raji itu adalah PPRA LVII Program Pendidikan Reguler Angkatan LVII Lemhannas.

Raji mengikuti pelatihan pendidikan di Lemhanas sekira kurang lebih tujuh bulan. Selama di sana, Raji digembleng dengan ilmu pengetahuan, baik secara teori dan maupun praktik, untuk memecahkan persoalan kebangsaan.

"Saya merasa bersyukur pada Allah SWT dan berbahagia karena dapat meraih pendidikan di Lemhanas berasal dari partai politik, selama tujuh setengah bulan pendidikan di Lemhanas banyak yang saya raih, terutama cara berpikir, cara memahami persoalan kebangsaan, yang intinya adalah bahwa negara kita butuh sinergi semua komponen bangsa, bagaimana kita bersatu membangun negeri ini dengan semua kemampuan dan potensi bangsa ini, baik secara ideologi, politik, sosial, budaya hankam, biasa disebut dengan astragatra," papar Raji dalam keterangannya, Selasa (2/10)

Usai lulus Lemhanas, Raji mengaku ingin lebih banyak berkontribusi membangun negara ini ke arah yang lebih baik. Dia tak ingin menyia-nyiakan waktu.

"Saya ingin berbuat dan berbakti pada negeri ini melalui jalur dan bidang saya yaitu politik, dan perlu diingat dari jalur politik jusa bisa berkontribusi dalam membangun negeri ini, terutama menata kehidupan politik ke depan," tutur alumni FISIP USU Medan Sumut ini.[wid]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya