Berita

Setyo Wasisto/Net

Nusantara

Polri: Kalau Menjarah Sembako Ada Toleransi, Selain Itu Kriminal

SENIN, 01 OKTOBER 2018 | 14:10 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Masyarakat Palu, Sulawesi Tengah, mulai memprihatinkan usai bencana gempa bumi dan tsunami menerjang wilayahnya.

Bahan makanan menjadi kendala utama masyarakat, sehingga Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memerintahkan aparatur sipil negara (ASN) Sulteng memborong makanan dan minuman di minimarket untuk diberikan secara gratis kepada masyarakat korban bencana.

Namun demikian, tak sedikit masyarakat yang salah mengartikan instruksi tersebut. Tak sedikit masyarakat yang terekam kamera CCTV minimarket sedang menjarah barang dagangan.


Menanggapi aksi ini, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto menilai bahwa pihaknya masih memberi toleransi kepada mereka yang menjarah barang-barang kebutuhan pokok.

“Kalau memang itu kebutuhan pokok kita masih mungkin dalam toleransi, tapi kalau barang-barang lain ini sudah kriminal. Oleh sebab itu kami mohon dengan hormat dan saat ini menjadi atensi juga, kami akan mengamankan (mereka yang menjarah barang lain selain bahan pokok),” tegas Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (1/10).

Sementada menyikapi situasi yang tidak kondisif tersebut, sambung Setyo, ia meminta kepada para relawan yang akan mengirimkan bantuan untuk melakukan koordinasi terlebih dulu kepada aparat, sehingga penyaluran bantuan dapat dikawal sampai ke posko.

“Karena ada sebagian belum sampai, ada yang mendapatkan berlebih. Supaya tidak seperti itu dan jadi semua merata,” ujar Setyo. [ian] 

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya