Berita

Tersangka/RMOL Jateng

Nusantara

Polres Brebes Bekuk Komplotan Pembobol Rumah Kosong

SENIN, 01 OKTOBER 2018 | 11:07 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

. Tim Resmob Satreskrim Polres Brebes berhasil menangkap 5 orang anggota komplotan perampok spesialis rumah kosong. Polisi terpaksa melumpuhkan 4 pelaku dengan timah panas karena berupaya melawan petugas.

Seperti dilansir Kantor Berita RMOLJateng, komplotan ini ditangkap  pada Kamis (27/9) lalu.  Mereka adalah Masruri (25), Nur Arifin (28), Suryono (42), Khaerudin (35) dan Arif Gunawan (22) yang semuanya warga Kecamatan Paguyangan.

Diterangkan Kapolres Brebes AKBP Sugiarto, terungkapnya komplotan perampok ini berdasarkan hasil penyelidikan jajaranya setelah mendapatkan laporan dari masyarakat.


Komplotan ini diketahui telah berulang kali melakukan aksinya. Kejahatan terakhir mereka yakni pada Agustus 2018 lalu, dimana mereka merampok sebuah rumah seorang janda bernama Roimah, warga desa Wanatirta, Kecamatan Paguyanagan,  Brebes.

Dalam aksinya itu, komplotan tersebut berhasil membawa kabur uang tunai puluhan juta dan perhiasan emas sebesat 130 gram. “Selain itu mereka juga melakukan kekerasan kepada Roimah," ungkap AKBP Sugiarto.

Sugiarto menambahkan, upaya penangkapan kawanan tersebut belangsung cukup dramatis. Polisi harus bekerja keras untuk mengetahui keberadaan pelaku.

Pengintaian dilakukan sejak Kamis (27/9) malam sekitar pukul 23.00 Wib dan baru berhasil menangkap dua pelaku yakni Masruri dan Suryono, tiga jam kemudian. “Sekitar  45 menit kemudian, tiga pelaku lainnya berhasil ditangkap di tempat persembunyianya masing - masing,” imbuhnya.

Atas perbuiatannya, kelima kawanan perampok itu, diancam pasal 365 KUHPidana dengan kurungan penjara maksimal 12 tahun. Selain mengamankan pelaku, Polisi juga menyita sejumlah barang bukti dari para tangan tersangka. [yls]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya