Berita

Nusantara

GEMPA & TSUNAMI SULTENG

PKPU HI Sediakan Charge Portable Untuk Korban Gempa

SENIN, 01 OKTOBER 2018 | 09:13 WIB | LAPORAN:

. Sejak munculnya peringatan bencana, PKPU Human Initiative merespon cepat kejadian dengan mengirimkan tim respons dan assessment sebanyak tujuh orang dari Makassar melalui jalur darat. Tim tiba di Donggala pada Sabtu sore (29/9).

Bersama Kementerian Sosial, BNPB, tim PKPU Human Initiative ikut terjun langsung untuk membantu evakuasi para korban.

"Berbagai kemungkinan kolaborasi dengan pemerintah baik TNI, BNPB, PT. Pelni dijajaki untuk mempersiapkan kemungkinan kemudahan akses untuk menjangkau wilayah terdampak gempa," kata Koordinator Tim Evakuasi PKPU Human Initiative, Indra Budi Legowo yang sejak Jumat malam telah berada di lokasi, Minggu (30/9) malam.


Salah satunya adalah dengan berinisiatif menyediakan pos pengecasan baterai untuk men-charge perangkat komunikasi, agar warga terdampak dapat menghubungi keluarga atau pihak luar. Selain itu juga membantu penerangan saat malam hari.

"Kondisi listrik padam juga menyebabkan gelap gulita di Palu dan Donggala. Hal ini juga menyebabkan warga yang handphonenya mati kesulitan untuk mengecharge HP mereka. Kami pun berinisiatif menyediakan fasilitas pengecharge tersebut. Perangkat komunikasi, agar warga terdampak dapat menghubungi keluarga atau pihak luar. Selain itu juga membantu penerangan saat malam hari," ungkap dia.

"Kondisi listrik padam juga menyebabkan gelap gulita di Palu dan Donggala. Hal ini juga menyebabkan warga yang handphonenya mati kesulitan untuk mengecharge HP mereka. Kami pun berinisiatif menyediakan fasilitas pengecharge tersebut," tambahnya.

Gempa magnitudo 7,4 mengguncang Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9), telah berdampak pada terputusnya aliran listrik. Sebagaimana keterangan BNPB bahwa rangkaian gempa mengakibatkan jaringan listrik terputus. [rus]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya