Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Gempa Sulawesi, Menlu AS: Amerika Serikat Siap Membantu Indonesia

SENIN, 01 OKTOBER 2018 | 06:35 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

. Indonesia berduka. Gempa disertai tsunami melanda wilayah Sulawesi Tengah, beberapa hari lalu.

Empati kemanusian terbangun, baik warga dalam negeri maupun luar negeri, termasuk Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Michael Richard Pompeo

Menlu AS itu menyampaikan ucapan dukacita dan belasungkawa untuk Indonesia atas musibah gempa bumi dan tsunami yang menimpa Sulawesi Tenggara hari Jumat (28/9) lalu.

Hal tersebut dituliskan Pompeo di akun twitternya @SecPompeo.
Hal tersebut dituliskan Pompeo di akun twitternya @SecPompeo.

Pompeo juga menyampaikan bahwa Kedutaan Besar AS di Jakarta memantau situasi dan siap memberikan bantuan kepada Indonesia.

"Our thoughts and prayers are with the people of Indonesia following the Sept. 28 earthquake and tsunami that struck Central Sulawesi. @usembassyjkt is closely monitoring the situation and we stand ready to assist as needed (Pikiran dan doa kami bersama rakyat Indonesia setelah gempa bumi dan tsunami 28 September yang melanda Sulawesi Tengah. Kedutaan besar Amerika Serikat memantau situasi dan kami siap membantu sesuai kebutuhan)," tulis Menlu Pompeo di akun twitternya, Minggu (30/9).

Bersamaan dengan pesan twitter yang ditulis Menlu AS, Kementerian Luar Negeri AS pun merilis pernyataan resmi.

Melalui jurubicara Kemenlu AS Heather Nauert, pernyataan resmi yang dirilis pada hari Minggu (30/9).

"Amerika Serikat menyampaikan belasungkawa dan dukungan penuh kepada semua orang di Indonesia yang terkena dampak gempa bumi dan tsunami yang melanda Sulawesi Tenggara pada 28 September. Misi AS Indonesia terus memantau situasi secara ketat, dan belum menerima laporan warga AS yang terkena dampak. Amerika Serikat dan Indonesia adalah mitra strategis dan bersahabat, maka kami siap membantu dalam memberi bantuan," tulis Kemenlu AS. [jto]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya