Berita

Aksi Buruh/RMOL

Nusantara

Ribuan Buruh Bakal Geruduk Kantor Partai Nasdem

SENIN, 01 OKTOBER 2018 | 01:41 WIB | LAPORAN:

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) akan menggelar demonstrasi di Kantor DPP Partai Nasdem, Senin (1/10). Sekitar dua ribu buruh dari Jabodetabek diperkirakan akan aksi tersebut.

Selain di Jakarta, aksi juga dilakukan serentak di 15 Provinsi lainnya.
Di Partai Nasdem, aksi akan dilakukan pukul 09.30-12.30 WIB.

Aksi tersebut dilakukan untuk meminta Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh menindak tegas kadernya yang menjabat Menteri Perdagangan yang gemar melakukan impor. Tak hanya itu, buruh juga menolak kriminalisasi ekonom senior DR Rizal Ramli.

Aksi tersebut dilakukan untuk meminta Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh menindak tegas kadernya yang menjabat Menteri Perdagangan yang gemar melakukan impor. Tak hanya itu, buruh juga menolak kriminalisasi ekonom senior DR Rizal Ramli.

Kemudian, rencananya massa buruh akan longmarch ke Kantor Kementerian Perdagangan, Bank Indonesia, dan Istana Negara.

"Kami akan melawan mafia impor dan mendesak pemerintah untuk membangun ketahanan pangan dan energi nasional," ujar Presiden KSPI Said Iqbal, melalui keterangan tertulis, Minggu malam (30/9).

Pihaknya, kata Said Iqbal, juga meminta pemerintah menurunkan harga barang dan listrik, serta menghentikan impor.

Isu lain yang diangkat adalah menolak pertemuan IMF-World Bank di Bali yang dinilai buruh menghambur-hamburkan uang APBN. Keberadaan IMF-World Bank, menurut Iqbal, tidak dibutuhkan oleh Indonesia maupun dunia.

"Kami juga menolak rekomendasi IMF-World Bank yang ingin menghapuskan upah minimum dan membebaskan penggunaan buruh outsourcing sebebas bebasnya," ujar Iqbal.

Dalam kesempatan ini, buruh juga meminta Upah Minimum 2019 dinaikkan sebesar 30 persen. Dalam aksi tersebut, buruh juga akan menggalang bantuan untuk korban gempa di Sulawesi Tengah. [lov]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya