Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

BMKG Peringatkan Potensi Gelombang Tinggi Hingga 2 Oktober

MINGGU, 30 SEPTEMBER 2018 | 23:33 WIB | LAPORAN:

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini gelombang tinggi yang akan melanda sebagian wilayah perairan Indonesia.

Peringatan dini berlaku pada 29 September hingga 2 Oktober pukul 07.00 WIB.

BMKG mencatat terdapat Typhoon Trami atau Badai Trami di Laut Filipina dengan pusat tekakan 950 hPa dan kecepatan maksimum 85 kt. Pola angin timuran mencapai 37 kilometer per jam yang persisten di Perairan Enggano hingga barat Lampung, Perairan Selatan Banten hingga Jawa barat.


"Kondisi ini mengakibatkan peningkatan tinggi gelombang di wilayah-wilayah tersebut," tulis peringatan BMKG yang disiarkan Minggu (30/9).

Tinggi gelombang 1,25 meter hingga 2,5 meter diperkirakan bakal terjadi diantaranya di Selat Makassar bagian selatan dan Perairan Barat Sulawesi Selatan.

Sedangkan gelombang dengan ketinggian 2,5 meter sampai 4,0 meter berpeluang terjadi diantaranya di Selat Sunda Bagian Selatan, Perairan Selatan Bali hingga Pulau Sumba, juga Perairan Sabang.

Untuk itu, masyarakat khususnya nelayan diminta memerhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran.

"Masyarakat dan kapal-kapal yang melakukan aktivitas di pesisir barat Sumatera, selatan Jawa, Bali, Nusa Tengara Barat, Nusa tenggara Timur serta daerah lain harap mempertimbangkan kondisi tersebut," tambah peringatan BMKG. [wah]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya