Berita

Wakil Ketua MPR/Net

Pimpinan MPR Perjuangkan Silat Asli Indonesia Lewat Parlemen Dunia

MINGGU, 30 SEPTEMBER 2018 | 11:32 WIB | LAPORAN: SUKARDJITO

Ratusan warga Jakarta Selatan menggelar Festival Muharam. Festival yang digelar di Kampung Rawajati, Pancoran, Jakarta, diisi dengan  berbagai ragam kesenian dan budaya Betawi.

Selain masyarakat, acara itu dihadiri Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid (HNW), pesilat yang terhimpun dalam Asosiasi Silat Tradisi Betawi (Astrabi) dan ulama.

Dalam silaturahmi khas betawi itu dimanfaatkan oleh Astrabi untuk menyampaikan masalah dan aspirasi kepada HNW.  


Kepada HNW, mereka mengungkapkan keinginan agar silat diakui sebagai budaya asli Indonesia.

"Kami meminta Unesco mengakui silat asli Indonesia", ujar wakil Astrabi.

Lebih lanjut dikatakan, silat sudah dipertandingkan di Asian Games. Sejak lama silat sudah diperagakan di negara-negara Eropa seperti Perancis. Diakui untuk mendapat pengakuan Unesco tak mudah, selain harus menyakinkan banyak negara, juga ada klaim Malaysia bahwa beladiri itu berasal dari sana.

Astrabi yakin silat dari Indonesia dengan alasan dilihat dari akar sejarah, Indonesia lebih unggul. Dicontohkan mayoritas sumber silat di Malaysia adalah keturunan Minang, Sumatera Barat.

Dalam pertemuan itu, Astrabi tak hanya mencurahkan masalah silat. Mereka mengharap agar bantuan dana pelestarian budaya Betawi dari Pemda Jakarta dipastikan mengalir ke yang berhak. Mereka mengaku masih banyak penggiat budaya Betawi yang swadaya tanpa bantuan dan perhatian pemerintah ketika melakukan kegiatan.

Apa yang disuarakan Astrabi disimak dan didengar serius oleh HNW. Wakil Ketua Badan Wakaf Ponpes Gontor itu dengan tegas mengakui silat budaya asli Indonesia.

Apa yang disampaikan Astrabi disebut salah satu bentuk mengingatkan pemerintah untuk memperjuangkan silat sebagai budaya asli Indonesia di Unesco. "Jangan pernah berhenti mengingatkan pemerintah," ujarnya.

Dikatakan di DPR ada komisi yang membidangi pendidikan, olahraga, dan budaya. Di lembaga ini, HNW siap memperjuangkan silat untuk diusulkan ke Unesco sebagai budaya Indonesia. Ditambahkan perlindungan budaya juga ada dalam UUD NRI Tahun 1945.

Bagi pria asal Klaten, Jawa Tengah, itu memperjuangkan silat asli Indonesia tak cukup lewat pemerintah dan DPR.

"Kita juga akan perjuangan lewat parlemen internasional", tuturnya.

Dirinya optimis lewat organisasi parlemen antarbangsa sebab Indonesia aktif di sini.

HNW sependapat bila silat bukan dari Malaysia.  "Kata silat itu dari Indonesia," jelasnya.

Diungkapkan, bangsa ini sejak dulu menggunakan silat untuk melawan penjajah.

Perjuangan silat sebagai budaya asli Indonesia bagi HNW perlu diseriusi sebab olahraga ini telah mengangkat harkat dan martabat bangsa.

"Separuh raihan emas Indonesia di Asian Games dari cabor silat," ujarnya.

Dirinya berharap dalam Asian Games selanjutnya, Indonesia bisa meraih emas dari silat lebih banyak lagi.

Dirinya senang pada silat sebab olahraga ini membentuk karakter yang positif. Dikatakan tak ada pesilat yang mabuk-mabukan atau terlibat narkoba. "Artinya silat sebagai alternatif kegiatan positif bagi anak muda", akunya. [jto]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

UPDATE

Besok Pantura Jateng Diprediksi Banjir Rob Lebih Lama

Minggu, 14 Juni 2026 | 22:22

Turun Ke Kupang, Komut Pertamina Pastikan Pasokan Energi di Perbatasan Aman

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:47

Prabowo Terima Laporan Rosan soal Lonjakan Kepercayaan Investor Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:40

Masyarakat Harus Jaga Persatuan di Tengah Tekanan Ekonomi Global

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:26

Prabowo Kumpulkan Sejumlah Menteri di Kertanegara, Bahas Apa?

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:21

Ketum PKB: Politik Bukan Cuma Rebutan Kekuasaan!

Minggu, 14 Juni 2026 | 21:19

Wakapolri dan Akpol '90 Bakti Sosial dan Kesehatan Gratis

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:49

Tuan Guru Batak Kecam Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:32

PKB Jabar Fest Siapkan Kader Muda jadi Pemimpin Masa Depan

Minggu, 14 Juni 2026 | 20:31

KPK Buka Fakta Viral Foto Tumpukan Uang Valas Silmy Karim

Minggu, 14 Juni 2026 | 19:53

Selengkapnya