Berita

Foto: RMOL

Nusantara

BNPB: Longsoran Sedimen Dasar Laut Penyebab Tsunami Di Sulteng

SABTU, 29 SEPTEMBER 2018 | 13:50 WIB | LAPORAN:

Setidaknya ada dua penyebab terjadinya bencana Tsunami di dua titik pantai Sulawesi Tengah (Sulteng) kemarin.

Kepala Pusat Kajian Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo mengungkapkan Tsunami yang menerjang Pantai Talise di Kota Palu dan Pantai Barat Donggala tersebut disebabkan longsoran sedimen dasar laut dikedalaman 200-300 meter.

"Jadi banyak sungai-sungai yang bermuara ke teluk Palu, membawa sedimen diendapkan didasar laut namun belum terkonsolidasi dengan kuat," ungkapnya dalam jumpa pers di Kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (29/9).


Dia menuturkan, ketika digunjang gempa 7,4 Skala Ritcher (SR) akhirnya menyebabkan terjadinya keruntuhan dan longsor di dasar laut.

"Melihat video (Tsunami di Sulteng) di pantai Talisi, Tsunami awal airnya jernih tidak tinggi, tapi kemudian datang dari laut bergelombang dan naik turun, airnya kondisinya keruh," tuturnya.

Berdasarkan analisis para ahli kata Sutopo, hal itu di picu karena longsoran dasar laut di teluk Palu. Sementara penyebab yang kedua disebabkan karena gempa lokal. [mel]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya