Berita

Dunia

51 Senator Partai Republik Kompak Mendukung Kavanaugh

SABTU, 29 SEPTEMBER 2018 | 08:53 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Ketua Senat AS Mitch McConnell memastikan bahwa seluruh Senator Partai Republik yang berjumlah 51 orang kompak untuk mendukung pencalonan Brett Kavanaugh sebagai Hakim Agung.

Berbicara di Capitol Hill pada Jumat sore (28/9), McConnell memastikan bahwa 51 orang Senator Partai Republik akan memberikan suara "Yes" pada pemungutan suara pekan depan.

Komisi Kehakiman Senat AS secara resmi telah menyetujui pencalonan Brett Kavanaugh sebagai Hakim Agung dalam sebuah sidang pemungutan suara pada Jumat siang (28/9), setelah mendapat 11 suara dari Senator Partai Republik yang duduk di Komisi Kehakiman Senat.


Pemungutan suara di tingkat Komisi Kehakimanan ini dilakukan sehari setelah mendengarkan kesaksian Christine Blasey Ford, perempuan yang menuduh Kavanaugh melakukan serangan seksual kepada dirinya di masa remaja.

Selanjutnya, Komisi Kehakiman telah mengirimkan rekomendasi kepada Ketua Senat agar Kavanaugh mendapat persetujuan dari Senat secara keseluruhan lewat pemungutan suara secara lengkap.

Dalam Senat Amerika Serikat, 51 kursi dikuasai Partai Republik, 47 kursi dikuasai Partai Demokrat dan 2 kursi dikuasai Senator Independen.

Jika seluruh Senator Partai Republik di Senat yanh berjumlah 51 orang memberi suara Yes untuk Kavanaugh pada pemungutan suara pekan depan maka Mantan Penasihat Presiden George W Bush ini bisa lolos menjadi Hakim Agung.

Partai Republik pada era pemerintahan Presiden Donald Trump memang menguasai secara mayoritas keanggotaan di House Representative (DPR) dan Senat sekaligus. [mel]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya