Berita

Ilustrasi/Net

Nusantara

Pemprov DKI Didesak Ajukan Perda Zonasi Empat Pulau Reklamasi

JUMAT, 28 SEPTEMBER 2018 | 13:57 WIB | LAPORAN:

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta didesak segera mengajukan perda terkait zonasi yang mengatur status terkait sudah ada pembangunan di beberapa pulau hasil reklamasi di teluk Jakarta.

Hal itu dikatakan Ketua Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi. Menurutnya, status beberapa pulau, yakni pulau C, D, I, dan N agar jelas penggunaanya untuk masyarakat.

"Zonasi itu kalau saran saya ada rekomendasinya. Jadi zonasinya ini pasnya untuk apa. Dari sekian luas tanah yang ada yang sudah siap untuk dibangun, semua akan masuk. Itu zonasinya untuk apa-apa itu juga harus diperbaiki secara objektif," ujarnya, Jumat (28/9).


Abdurrahman berharap, nantinya pulau-pulau ini dapat dirasakan manfaatnya oleh warga secara langsung. Lantaran itu perlu perda yang jelas sebagai payung hukum.

Abdurrahman tak menampik kebijakan Anies mencabut izin 13 pulau tersebut atas pertimbangan Badan Koordinasi Pengelolaan Pantai Utara (BKP-Pantura) merupakan sebuah kebijakan yang tepat.

"Saya lihat itu keputusan yang objektif, tidak gegabah dan berdasarkan keputusan yang matang," kata dia.

Diketahui, empat pulau reklamasi telah dibangun yakni Pulau C dan D, yang dibangun oleh PT Kapuk Naga Indah, Pulau G  dibangun PT Muara Wisesa Samudra, serta N dibangun oleh PT Pelindo II. [lov]

Populer

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Fuad Hasan Punya Peran Sentral Skandal Korupsi Kuota Haji

Kamis, 09 April 2026 | 16:31

UPDATE

Analis Ungkap 3 Faktor Penentu Reshuffle Kabinet di Era Prabowo Subianto.

Sabtu, 18 April 2026 | 09:43

Harga BBM Non Subsidi Naik, Perrtamax dan Dexlite Nyaris Rp24 Ribu per Liter

Sabtu, 18 April 2026 | 09:18

Menuju Kuartal II-2026: Sektor Furnitur Siap Ambil Alih Kendali Pertumbuhan

Sabtu, 18 April 2026 | 09:08

Harga Emas dan Perak Kompak Menguat di Penutupan Pekan

Sabtu, 18 April 2026 | 08:47

Trump Kembali Kecam NATO, Tegaskan AS Tak Butuh Bantuan di Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 08:30

Harga Minyak Anjlok setelah Hormuz Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 | 08:17

Wall Street Hijau: Nasdaq Terbang Tinggi

Sabtu, 18 April 2026 | 08:03

Sempat Viral, Ini Fakta di Balik Visual Balita pada Kemasan AMDK

Sabtu, 18 April 2026 | 07:55

Bursa Eropa Menghijau Efek Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Sabtu, 18 April 2026 | 07:41

Hormuz Dibuka tapi AS Tetap Menekan Iran

Sabtu, 18 April 2026 | 07:18

Selengkapnya