Berita

Foto/Dok

Dunia

Wapres JK Tegaskan Hubungan Bilateral Indonesia-AS Di Sidang Majelis Umum PBB

RABU, 26 SEPTEMBER 2018 | 20:35 WIB | LAPORAN:

Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla menegaskan, Indonesia dan Amerika Serikat merupakan dua negara yang saling membutuhkan. Untuk itu, hubungan bilateral yang menguntungkan di segala bidang harus terus dikembangkan.  

Demikian disampaikan Wapres Jusuf Kalla (JK) di hari kedua Sidang Majelis Umum (SMU) PBB ke-73 di New York, Selasa (25/9) waktu AS.

Pada hari kedua itu, Wapres JK bertemu Wapres AS Mike Pence, dan United Nations Special Advocate for Inclusive Finance for Development, Ratu Belanda Máxima Zorreguieta Cerruti.


Isu-isu kawasan dan global seperti perkembangan perdamaian Israel dan Palestina, Laut China Selatan, Semenanjung Korea, dan Indo-Pasifik menjadi bahasan keduanya.

Sementara saat bertemu Ratu Máxima, Wapres Jusuf Kalla mengapresiasi upaya Ratu Máxima untuk mendorong pembangunan berkelanjutan yang inklusif di Indonesia.

Merespons hal tersebut, Wapres JK mengungkapkan melalui percepatan proses, optimalisasi platform digital dan memperluas jaringan keuangan inklusif akan memacu peningkatan progress Indonesia dalam mempercepat pengembangan sistem keuangan secara inklusif, dimana salah satu yang berperan besar dalam pembangunan tersebut yakni kontribusi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"UMKM sangat penting untuk pencapaian target tujuan Pembangunan Berkelanjutan 2030 karena keberadaannya yang tersebar luas dan merupakan salah satu porsi terbesar dari ekonomi Indonesia," ungkap Wapres JK melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (26/9). [lov]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya