Berita

Pelepasan burung/Net

Politik

Sekjen PAN: Burung Ma’ruf Tidak Terbang Gara-Gara Belum Sarapan

SENIN, 24 SEPTEMBER 2018 | 07:43 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Burung merpati yang dipegang calon wakil presiden KH Ma’ruf Amin menjadi sorotan dalam Deklarasi Kampanye Pemilu Damai 2019 di Lapangan Monumen Nasional, Jakarta (Minggu, 23/9).

Baca: Beda Sendiri, Burung Ma'ruf Amin Ogah Terbang

Burung yang dipegang Kiai Ma’ruf tidak terbang ke atas. Merpati berwarna putih itu nyungsep ke bawah panggung dan tidak seperti merpati lain yang dilepas pimpinan partai peserta pemilu dan peserta pilpres.


Peristiwa ini sempat diunggah dalam akun Twitter Sekjen Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno. Dalam unggahan itu dia menyebut bahwa merpati dilepas sebagai simbol perdamaian selama Pemilu 2019.

"Komitmen kita hari ini jelas, mewujudkan Kampanye Damai di Pemilu Serentak 2019. Tentu menjaga komitmen itu adalah kewajiban semua parpol serta pasangan capres beserta pendukungnya,” tulis Eddy.

Pernyataan Eddy itu kemudian ditimpali pengamat politik dari Universitas Paramadina Hendri Satrio. Dia mempertanyakan alasan burung yang dipegang Kiai Ma’ruh kesulitan terbang.

“Kenapa itu burungnya Pak Ma'ruf Mas? Kesulitan terbang nampaknya?” tanyanya.

Eddy kemudian menjawab bahwa burung merpati yang dipegang Kiai Ma’ruf tidak bisa terbang, bukan kesulitan terbang.

“Lebih tepatnya tidak terbang Mas Hendri. Mungkin lemas karena belum sarapan, maklum waktu masih sangat pagi saat merpatinya diterbangkan,” tukasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya