Berita

Raja Juli Antoni/Net

Politik

PSI Dukung Perluasan Lahan Sawit Dimoratorium

MINGGU, 23 SEPTEMBER 2018 | 14:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mendukung penuh langkah pemerintah melakukan moratorium perluasan lahan perkebunan sawit selama tiga tahun.

Sekjen DPP PSI Raja Juli Antoni menegaskan bahwa pihaknya mendukung segala pengelolaan sawit yang baik, tidak merusak lingkungan, tidak berkonflik dan bersertifikasi. Sementara lahan sawit yang merusak lingkungan harus tetap dilawan.

Atas alasan itu, dia menyatakan dukungan pada Instruksi Presiden (Inpres) 8/2018 yang diteken Presiden Joko Widodo pada 19 September lalu. Inpres ini menjadi tanda moratorium terhadap perluasan lahan perkebunan sawit selama tiga tahun.


“Untuk yang melanggar aturan, penegakan hukum harus diterapkan dengan konsisten,” ujar Raja Juli dalam keterangan tertulisnya kepada redaksi, Minggu (23/9).

Sementara itu, politisi PSI Surya Tjandra berharap melalui moratorium ini, pengelolaan industri sawit akan membaik. Termasuk mengurangi konflik lahan antara perkebunan besar dengan perkebunan kecil, masyarakat lokal, atau masyarakat adat.

“Permasalahan lingkungan yang pelik juga diharapkan dapat diselesaikan dengan penerapan standar keberlanjutan yang konsisten, melalui pelaksanaan standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) yang wajib, serta standar keberlanjutan lain yang mungkin lebih kuat dan dapat diterima di pasar ekspor sawit,” tegasnya. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya