Berita

Atribut pendukung Jokowi/Net

Politik

Jubir Prabowo-Sandi: Pesan Kampanye Damai Tercederai Ulah Pendukung Jokowi

MINGGU, 23 SEPTEMBER 2018 | 12:53 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno benar-benar ingin tercipta kampanye damai dalam Deklarasi Kampanye Damai yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) di area Monumen Nasional (Monas), pagi tadi, Minggu (23/9).

Koordinator Jurubicara Tim Pemenangan Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjutak menegaskan bahwa pasangan nomor urut 02 itu ingin membawa pesan-pesan damai yang mempersatukan dengan mengenakan simbol-simbol pakaian daerah.

“Namun sayang semua dicederai oleh pendukung Pak Jokowi. Maka Pak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Bang Zulkifli Hasan walk out dari karnaval,” tutur ketua umum PP Pemuda Muhammadiyah itu dalam akun Twitter pribadinya.


Dalam karnaval yang digelar KPU, SBY yang satu kendaraan dengan Zulkifli Hasan memilih untuk meninggalkan karnaval. Mereka terganggu dengan kehadiran para pendukung Joko Widodo yang membawa banyak atribut.

Apalagi, sebelumnya KPU telah memerintahkan partai dan pendukung pasangan capres-cawapres untuk tidak membawa atribut. Atribut yang diperkenankan dibawa hanya yang disediakan oleh KPU.

Tidak hanya itu, SBY juga terganggu dengan sikap Relawan Pro Jokowi (Projo) yang mencoba merangsek ke kendaraannya dan berteriak-teriak mendukung Jokowi. [ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya