Berita

Foto/Repro

Politik

Sandi Harap Pilpres Hadirkan 'Teletubbies Effect'

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 | 21:15 WIB | LAPORAN:

Calon Wakil Presiden, Sandiaga Uno meminta kader dan calon anggota legislatif dari Partai Amanat Nasional (PAN) Solo Raya menerapkan 'teletubbies effect' dalam Pilpres 2019 mendatang.

Di hadapan ribuan kader PAN, Sandi menegaskan 'teletubbies effect' memiliki makna saling merangkul, berpelukan dan tidak memecah belah.

"Saya meminta Kader PAN Solo Raya semua di sini untuk menghadirkan kontestasi politik pilpres atau pemilu serentak ini yang sejuk. Ciptakan 'teletubbies effect' yaitu politik saling merangkul dan juga berpelukan. Tidak memecah-belah," kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima redaksi, Sabtu (22/9).


Seperti diketahui, ‘teletubbies’ merupakan film anak-anak yang diisi empat tokoh bernama Tinky Winky, Dipsy, Lala dan Po. Dalam serial film itu, empat karakter tersebut seringkali berpelukan saat susah atau senang.

Cawapres bernomor urut dua ini menegaskan bahwa berpelukan adalah rutinitas wajib yang dilakukan di lingkungan keluarganya.

"Di rumah saya itu berpelukan itu wajib, setiap pagi dan setiap malam kalau mau tidur, kita berpelukan dulu. Sudah ada risetnya, berpelukan itu mengeluarkan zat-zat positif dan zat-zat kasih sayang, zat-zat cinta di dalam badan kita dan mengalir di seluruh raga kita," terangnya.

Sandi berharap, seluruh anggota maupun kader dari koalisi partai pengusungnya (Gerindra, Demokrat, PKS, dan PAN) mampu menerapkan 'teletubbies effect' ini.

Sandi menilai, banyak momen yang menunjukkan masa kontestasi politik mampu menyejukkan, antara lain Jokowi dan Prabowo yang berpelukan pada momen Asian Games 2018, ataupun dirinya yang menunjukkan rasa hormat kepada KH Ma'ruf Amin saat pengambilan nomor urut di KPU. [lov]
    

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya