Berita

Foto/RMOL

Politik

Prabowo Anggap Dukungan 300 Jenderal Sebagai Tugas

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 | 21:00 WIB | LAPORAN:

Tiga ratus jenderal purnawirawan TNI dari angkatan darat, laut dan udara resmi menyatakan dukungan mereka kepada pasangan capres-cawapres, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno.

Dukungan itu diberikan secara spontan setelah para jenderal mendengarkan presentasi Prabowo tentang buku yang ditulisnya, 'Paradoks Indonesia'. Mendapat dukungan dari para seniornya, Prabowo pun mengaku kaget.

"Saya tidak berharap (didukung) karena ingin menghormati kebebasan saudara-saudara," katanya dalam acara Ngobrol Bersama 300 Jenderal dan Para Intelektual dengan 'Ekonomi Kerakyatan sebagai Solusi Tatanan Ekonomi Indonesia dan Global' di Hotel Sari Pan Pacifik, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9).


Meski mengaku tak menyangka, mantan Danjen Kopassus ini mengaku tetap menerima dukungan itu sebagai penugasan khusus dari para seniornya di TNI. Hal itu, ditekankannya merupakan sebuah kehormatan besar.

"Karena banyak di antara saudara-saudara adalah senior-senior saya, guru-guru saya mentor-mentor saya yang menggembleng saya dari kecil. Bahwa saudara menugaskan saya untuk untuk menjadi pembawa bendera merah putih adalah kehormatan yang sangat besar," jelasnya.

Prabowo yang juga Ketua Umum Partai Gerindra mengaku bertekad untuk memberi segala yang dimiliki, baik itu tenaga dan pikiran untuk kembali merebut kedaulatan bangsa Indonesia yang telah direbut oleh pihak asing.

"Terima kasih, terima kasih oleh karena itu terima kasih atas kepercayaan saudara-saudara kehormatan yang sangat besar bagi saya perjuangan kita inilah pertempuran kita terakhir merebut kembali kedaulatan bangsa Indonesia. Terima kasih," demikian Prabowo. [lov]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya