Berita

Ngobrol Bersama Jenderal/RMOL

Politik

300 Jenderal Simak Presentasi Prabowo 'Paradoks Indonesia'

SABTU, 22 SEPTEMBER 2018 | 15:04 WIB | LAPORAN:

Acara Ngobrol Bersama 300 Jenderal dan Para Intelektual dengan tema 'Ekonomi Kerakyatan sebagai Solusi Tatanan Ekonomi Indonesia dan Global' digelar di Hotel Sari Pan Pacifik, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Sabtu (22/9).

Acara yang dihadiri oleh penulis buku berjudul 'Paradoks Indonesia', Prabowo Subianto ini diselenggarakan oleh Panitia Bersama Persaudaraan Indonesia. Ketua Panitia, Laksamana (Purn) TNI Tedjo Edhy Purdijatno menegaskan bahwa acara ini bukanlah acara politik.

Adapun 300 jenderal yang hadir hanya untuk mendengarkan presentasi Prabowo mengenai buku yang ditulisnya. Utamanya terkait ekonomi bangsa yang kian melemah.


"Telah terdaftar ada 300 spartan, 300 jenderal. Mereka kebanyakan sudah tidak tinggal di Jakarta. Mereka ke sini untuk mendengarkan seorang mantan militer yang mempunyai pemikiran ekonomi yang begitu berlian," ujar Tedjo dalam sambutan.

Ditegaskan, hal itu demi memperoleh informasi yang berimbang. Sebab, selama ini mereka sudah mendengarkan penjelasan pemerintah mengenai ekonomi bangsa.

"Mereka sudah mendengarkan penjelasan pemerintah, tentu ingin juga mendengarkan penjelasan dari bapak," pungkasnya.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, aula yang terbilang luas itu sudah dipenuhi oleh para jenderal purnawirawan. Di antaranya hadir Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD) Jenderal TNI (purn) Widjojo Soejono, mantan Panglima TNI Jenderal TNI Purnawirawan Djoko Santoso, Mantan Menteri Polhukam Laksamana TNI (Purn) serta putri proklamator Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri. [lov]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya